Skip to main content

Pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur Diupayakan Selesai September 2024

SURABAYAIMediabidik.Com - Progres pembangunan Rumah Sakit Surabaya Timur 2 tower 8 lantai milik Pemkot Surabaya diupayakan selesai bulan September 2024 dan saat ini dalam tahap pengerjaan pondasi serta penyelesaian perijinan bangunan. 

Iman Krestian Kabid Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) dan juga menjabat sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPKM) mengatakan, saat ini dalam tahap Ground Structure (Pondasi) serta perizinan bangunannya dan perijinan rumah sakit serta pematangan detail perencanaan. 

"Penyempurnaan design garis besarnya tetap, cuma konsolidasi ruang, alur sirkulasi dan semacamnya itu yang kita detail kan lagi. "terang Iman, Rabu (22/11/3). 

Iman menambahkan, untuk pekerjaan pemancangan pondasi harusnya akhir bulan ini selesai, biasanya yang lama project itu kan pemancangan. kalau proyek rata-rata perlantai itu paling lama satu setengah bulan, inikan delapan lantai jadi secara waktu mencukupi. "Alhamdulillah tidak ada kendala dan kondusif semua. Dan warga sekitar juga mendukung semua, dan tidak ada masalah. Soalnya kalau ada rumah sakit yang diuntungkan juga warga semua. "ujar Iman. 

Masih kata Iman, tempat rawat inap nya saat ini masih 250 bed , dan itu nyebar hampir di semua lantai ada ruang rawat inap. Jadi lantai ground itu fasilitas penunjang rumah sakit untuk dapur, laundy, gudang farmasi sama persiapan obat dan unit radiologi itu ada dilantai bawah, lantai 1 buat klinik, dan ruang tunggu serta lobby, lantai dua juga dan paling atas buat rawat inap. "Lantai tiga ke atas buat rawat inap dan itu ada dua tower. "papar Iman. 

Jadi, tambah Iman, bangunannya itu memang dua tower biar tiap ruangan dapat pencahayaan alami secara maksimal dan bangunannya tidak terlalu gendut besar. kontrak berakhir pada akhir tahun depan. Tapi diupayakan bulan September sudah clear, dan Oktober diupayakan sudah bisa dioperasionalkan. 

"Dan tidak ada kendala karena masih lahan kosong, beda kayak saat pembangunan gedung baru rumah sakit Suwandi. Pembangunan rumah sakit yang agak susah karena bebarengan sama operasional, karena pelaksanaan konstruksi tidak boleh ganggu operasional rumah sakit juga dan seperti itu yang bikin pelaksanaan agak lama. ". pungkas Iman

Comments

Popular posts from this blog

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni