Skip to main content

Galakan Program Cuci Tangan, Pemkot Sediakan 1000 Unit Wastafel Portable

Mediabidik.com - Selain melakukan penyemprotan disinfektan secara masif di beberapa fasilitas umum dan fasilitas sosial yang ada di Surabaya guna mencegah penyebaran virus Corona (Covid 19).

Pemkot Surabaya juga memasang 1000 unit Wastafel Portable dibeberapa titik lokasi diantaranya, gedung pemerintahan, sekolah, pasar, puskesmas maupun fasum fasos yang ada di Surabaya. Dimana anggaran tersebut mengunakan anggaran penanggulangan bencana kota Surabaya.

Iman Krestian Kabid Bangunan Gedung DPRKPCKTR mengatakan, pemasangan 1000 unit Westafel Portable ngak cuma untuk kejadian pandemi Corona.

"Tapi, juga untuk kesehatan warga, melalui cuci tangan dahulu sebelum beraktifitas," ucap Iman, Jumat (20/3/20).

Iman menjelaskan, progres pemasangan wastafel portable saat ini sudah mencapai 50 persen atau sekitar 498 unit yang terpasang.

"Yaitu pendidikan 204 unit, kantor pemerintah 88 unit, taman 14 unit, SWK pasar 52 unit, fasilitas lain 120 unit dan puskesmas 20 unit, total 498 unit Westafel Portable yang terpasang," urainya.

Lebih lanjut Iman menambahkan, anggaran pekerjaan pakai anggaran kegiatan penanggulangan bencana karena masuk kondisi kahar atau force majeure. Pos anggarannya di linmas. 

"Nggak cuman buat Wastafel tapi juga hand sanitizer, sabun cair, tisu dan lain lain," imbuhnya. (pan)

Foto : Wastafel Portable yang disediakan pemkot Surabaya di fasum fasos yang ada di Surabaya.

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10