Skip to main content

Agrowisata Bhakti Alam Kini Hadir Dengan Inovasi Baru

PASURUANIMediabidik.Com– Agrowisata Bhakti Alam Pasuruan yang terletak di ketinggian 450 sampai dengan 550 meter di atas permukaan laut (mdpl), kini kembali hadir dan sekaligus menjadi tempat wisata unggulan karena masih alami dan bisa melihat berbagai macam tanaman buah.

Betapa tidak, jumlah tanaman buah yang ada di agrowisata ini sekitar 35 jenis, seperti blimbing, jambu, semangka, buah naga, melon, dan lain-lain. Namun Agrowisata yang memiliki luas sekitar 67 hektar ini mempunyai produk unggulan yakni buah durian.

"Dari 67 hektar itu, yang yang digunakan untuk bangunan wahana sekitar 8 hektar dan sisanya berupa alam," terang Dr. H. Siswanto,S.Sos, M.M selaku CEO Agrowisata Bhakti Alam kepada sejumlah awak media. Sabtu (11/01/2025)

Menurut pengusaha muda ini, ada sekitar 4000 pohon durian dengan berbagai jenis, di antaranya durian montong, durian musang king, durian bawor, durian petruk, durian miming, durian tembaga, durian pelangi, durian bokor dan durian local.

"Disamping itu juga ada cottage dan Villa dengan beberapa fasilitas seperti area outbond, kolam renang dan restaurant dan cafe. Kemudian juga banyak arena play ground serta ATV untuk anak dan dewasa, juga flying fox," tuturnya.

Tidak hanya sampai disini, karena Pak Sis juga akan terus melakukan berbagai inovasi seputar wahana sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan di lokasi. "Seiring dengan perkembangan yang ada, tentu kami harus update dengan menambah wahana lain,"akunya.

Dia menegaskan bahwa Agrowisata Bhakti Alam memiliki beberapa kelebihan dibanding yang lain, karena disamping cuacanya yang sejuk karena ditempat ketinggian, juga ditunjang dengan pemandangan yang masih sangat alami.

Untuk diketahui, akses menuju Agrowisata Bhakti Alam Pasuruan cukuplah bersahabat, karena jalanan mulus beraspal. Bisa dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Tempat ini berjarak kurang lebih 10 km dari pusat Kota Pasuruan dan jika ditempuh akan menghabiskan waktu setengah jam saja. (red)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...