Skip to main content

Komisi C Siap Tindaklanjuti Keluhan Warga, Soal Proyek Paving dan Gorong-Gorong

Mediabidik.com - Menanggapi keluhan dari masyarakat, waktu melakukan sidak di kelurahan Ketintang kecamatan Jambangan. Perihal proyek pavingisasi dan saluran gorong-gorong milik pemkot Surabaya, yang tidak pernah mencantumkan papan nama (star kite).

Agung Prasodjo Sekertaris Komisi C DPRD Surabaya yang membidangi pembangunan mengatakan, kebanyakan proyek-proyek pekerjaan di kelurahan itu, kontraktornya tidak menyebutkan nama, nilai dan siapa yang mengerjakan.

"Rata-rata pekerjaan paving dan goromg-gorong," ucap Agung, kepada media ini, Jumat (14/2/2020).

Lebih lanjut dia menambahkan, karena itu domainnya di Komisi C, ya saya jawab, besok lagi pak. Komisi C inikan orangnya hanya 12 untuk mengurusi se Surabaya ya tidak mungkin.

"Makanya saya minta ketua RT dan RW sebagai mata dan telinga kita. Untuk itu hal-hal yang seperti ini dilaporkan ke saya, di WA saja. Silakan langsung ke saya, terus bangunan yang berdiri diatas sungai itu bilang ke saya," terangnya.

Anggota DPRD dari fraksi Golkar ini memyampaikan, kemarin hari minggu saya sempat turun, bersama bu lurah Ketintang dan Satpol PP kecamatan, karena ada laporan dari warga saya datangkan.

"Permasalahan banyak proyek tidak menyatumkan papa namanya. Sehingga masyarakat ikut partisipasi artinya inginnya gawasi. Karena setelah selesai atau belum tuntas ditinggal. Mereka (masyaraka, red) mau menghubungi siapa-siapa, lah itu yang dia buta," paparnya.

"Saya berharap mereka (warga-red) yang punya pekerjaan dilapangan, bilang saja langsung ke Komisi C," pungkasnya. (pan)

Foto : Agung Prasodjo Sekertaris Komisi C DPRD Surabaya

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni...