Skip to main content

Ini Alasan Mahfud Arifin Maju Pilwali Surabaya

Mediabidik.com – Bakal Calon Walikota Machfud Arifin menancapkan keyakinannya akan memenangkan Pilwali Surabaya 2020. Itu setelah rekom dari beberapa parpol dalam genggaman.

Tidak hanya itu, mantan Kapolda Jawa Timur ini mengklaim juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Baik Dahlan Iskan, maupun mantan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

''Saya sendiri juga bingung kenapa Pakde Karwo mendorong Saya (Maju Pilwali). Ngak awakmu tok sing bingung, aku yo bingung (Bukan kamu saja yang bingung, Saya juga bingung, Red),'' katanya saat ditanya awak media alasan mengapa dirinya Maju Pilwali Surabaya, Kamis (13/2/2020).

''Saya kemudian merenungkan diri. Ini pertanda apa sih. Kenapa Saya banyak yang mendukung untuk maju. Tapi setelah saya piker mendalam. Ini tidak ada peristiwa yang datang begitu saja. Pasti ada sesuatu dalam diri yang banyak menginginkan Saya menggantikan Bu. Risma,'' imbuh purnawirawan Polri berpangkat terakhir Jendral ini.

Machfud meyakini apa yang menjadi sebuah prestasinya saat menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Pada Pilpres 2019 kemarin, menjadi penilaian tersendiri.

Dibawah tongkat komando Machfud, Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 63% di Jawa Timur.''Saya berkolaborasi dengan partai-partai lain. Dan sudah memenangkan ya,'' kata dia.

Machfud optimis bisa menjadi suksesor Tri Rismaharini dalam Pilwali Surabaya 2020.''Banyak problematika di Surabaya yang belum dituntaskan. Masyarakat Surabaya menuntut lebih bisa diselesaikan,'' ungkapnya.

Saat ini, dikatakan "Arek Suroboyo" ini sudah ada empat parpol yang sudah memberikan rekom sebagai Calon Walikota. 

Diantaranya, PKB, PPP, Gerindra, dan PAN. Meski sudah mendapat restu dari Pakdhe Karwo, Demokrat masih belum memberikan rekomendasi.

''Nanti ada Demokrat. Sudah ada pembicaraan, ditunggu saja. Nanti disampaikan ke teman-teman wartawan. Karena ini Surabaya, ya saya sampaikan ke teman-teman Surabaya. Bukan Jawa Timur. Wong Calon Walikota Suroboyo kok, duduk calon Walikota Jawa Timur,'' ujarnya sembari bergurau dihadapan awak media.(pan)

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni...