Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Kedatangan Megawati ke Surabaya hari ini, Senin (11/9) untuk menemui beberapa tokoh NU di Jawa Timur. Selain dalam rangka konsolidasi partai untuk membahas masa depan Jawa Timur, juga memberikan koleksi tanaman berupa pohon Gayam dan anggrek untuk warga Surabaya .

Hal itu disampaikan Hasto Kristianto Sekjen PDI Perjuangan, ini merupakan kunjungan ibu Megawati Soekarno Putri. Setelah sebelumnya, beliau menugaskan bapak Ahmad Baskara untuk bertemu para tokoh NU, 

" Setelah kemarin dilakukan langka konsolidasi partai. Hari ini, ibu bertemu dengan Dahlan Iskan mengingat persahabatan yang sangat baik antara bu Mega dan Dahlan Iskan. Dalam kesempatan tadi juga di diskusikan dengan akrab bagaimana masa depan Jawa Timur kedepan,"ungkap Hasto dihadapan para wartawan. 

Hasto juga menambahkan, kemudian bagaimana persoalan-persoalan kedepan bagaimana membumikan Pancasila. Kemudian Dahlan Iskan menyampaikan ke ibu Megawati program yang sangat baik. 

"Beliau (Megawati-red) mengirim pemuda - pemuda kita untuk dilatih dengan beberapa ketrampilan untuk dikirim ke Republik Rakyat Tiongkok (RRT). Dan kemudian, dikesempatan lain program tersebut diperkuat dengan melibatkan para santri dan nanti ibu Megawati diminta dapat melepaskan mereka-mereka yang dikirim ke Tiongkok."jelasnya. 

Lanjut pria lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) ini, pada kesempatan ini memang ibu Megawati mendapat masukan-masukan para tokoh terhadap masa depan Jawa Timur. Tetapi diluar hal tersebut, dimana tradisi ibu Megawati dalam kapasitas beliau sebagai penasehat dari yayasan kebun raya Indonesia. 

"Maka,  beliau akan mengunjungi beberapa taman dikota Surabaya ini dan dalam perbincangan dengan bu Risma, ibu Megawati akan memberi pohon dalam filosofis sangat bagus misalnya pohon Gayam, mencerminkan pengayoman rasa tentram, selain itu dapat menjernihkan air. Sehingga nanti pohon Gayam koleksi ibu akan disumbangkan kepada warga Surabaya untuk ditanam ditempat-tempat strategis dan juga beberapa anggrek koleksi ibu Megawati Soekarno Putri, "paparnya. (pan) 







Post a Comment