SURABAYAIMediabidik.Com - Tahun ini pemkot Surabaya melalui Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya menganggarkan dana sekitar Rp.3 M untuk membangun dan merenovasi 25 gedung Balai RW.
Harindrayana Kabid Bangunan Gedung DPRKPP Kota Surabaya mengatakan, memang ada beberapa lokasi yang belum punya Balai RW dan pekerjaan tersebut tidak harus tahun ini selesai, tapi kita juga anggarkan di tahun 2027 juga ada. Secara Perwalinya kalau bangunan baru itu di Cipta Karya sekarang berganti nama DPRKPP, artinya dari kosong kemudian kita bangun itu menjadi tugas Cipta Karya untuk sifatnya rehab itu dari teman-teman Dakel.
"Tetapi, kita juga tau fakta dilapangan untuk teman-teman di kelurahan atau Dakel dengan adanya keterbatasan anggaran. Kalau memang ada permintaan untuk bantu rehab ya kita bantu rehab," ucap Harindrayana, Senin (15/6/2026).
Untuk saat ini, masih kata Harindrayana yang belum punya Balai RW sekitar seratus sekian dan target kami tahun ini sekitar 25 Balai RW, itu sifatnya ada yang rehab, ada yang bangun baru. "Saat ini dalam proses pengerjaan, ada yang rehab dan ada yang bangun baru, tahun ini sekitar 25 Balai RW, " terang Harindrayana.
"Karena nilainya kecil, sistem pekerjaannya mengunakan penunjukan langsung (PL), karena Balai RW ukurannya 5 x 5 m2 untuk PL cukup," papar Harindrayana.
Model pekerjaannya bertahap, misalkan tahun ini 2026 kita punya dana Rp.3 M berdasarkan kemampuan pemkot, dan Rp.3 M untuk Balai RW, kemudian kita cairkan kita kerjakan dan di tahun 2027 ada anggaran lagi untuk lokasi lain. "Tahun ini anggarannya Rp.3 M untuk 25 Balai RW, " ujar Harindrayana.
Harindrayana menjelaskan, total RW se-Surabaya ada seribu berapa?, RW nya kan banyak, satu kelurahan ada beberapa RW kan. Dan yang jadi prioritas pemkot adalah pembangunan Balai RW dan tahun ini ada 25 Balai RW dalam proses pengerjaan.
Dari awal tahun 2026 sampai saat ini sudah ada sekitar seratusan pengajuan Balai RW yang masuk ke pemkot dan itu karena kemampuan anggaran.
"Artinya kami juga dapat dari Bappeda, kemampuan tahun ini segini, nanti sisanya kita kerjakan di tahun 2027 dan mekanisme nya ada yang melalui musrenbang atau apa, " ungkap Harindrayana.
Secara Perwali untuk rehab itu kewenangan kelurahan ata Dakel, karena keterbatasan anggaran sehingga meminta bantuan ke kita. Dan juga sifatnya kadang-kadang urgent, tiba-tiba talang bocor atau buntu selama kita bisa bantu lewat satgas ya lewat satgas dan sifatnya yang minor-minor.
"Sebetulnya hampir semua sudah punya Balai RW, sifatnya kalau yang sudah punya Balai RW tinggal perbaiki saja. Kalau yang belum punya sekitar tiga puluh persen saja secara keseluruhan loh ya, " pungkasnya. (red)
Teks foto : Balai RW kelurahan Bulak
Comments
Post a Comment