Skip to main content

Gandeng ITS Untuk Memastikan Ketepatan Sasaran Perbaikan di Masa Mendatang

SURABAYAIMesdiabidik.Com - Tidak hanya berfokus pada bangunan baru, Pemkot Surabaya juga mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi gedung sekolah. Saat ini, tercatat ada 18 satuan pendidikan (SD dan SMP) yang sedang berjalan proses rehabilitasinya melalui sistem lelang, di luar perbaikan-perbaikan ringan yang menggunakan metode swakelola (satgas).

​Fokus rehabilitasi tahun ini menyasar dua hal utama :

​Perbaikan Atap : Mengingat dinamika cuaca yang sering mengalami fenomena kemarau basah, perbaikan atap bocor dan talang air menjadi prioritas agar tidak mengganggu aktivitas belajar.

​Standarisasi Toilet : Pemkot menginginkan toilet sekolah yang bersih dan kering. Namun, berdasarkan aspirasi dari pihak sekolah dan adaptasi kebiasaan siswa, toilet tidak diubah total menjadi toilet duduk. Pihak dinas tetap menyediakan kombinasi toilet jongkok dan toilet duduk sebagai pilihan di sekolah.

​"Untuk memaksimalkan perawatan, Dinas Pendidikan juga berkolaborasi dengan pihak sekolah melalui pemanfaatan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sesuai aturan, sebanyak 20% dari dana BOS dapat diperuntukkan bagi perbaikan sarana dan prasarana skala kecil seperti mengganti engsel pintu atau membenahi paving yang rusak tanpa harus menunggu penanganan dari dinas. "terang Awang Wirawan, Selasa (30/6/2026) 

Awang menambahkan, guna memastikan ketepatan sasaran perbaikan di masa mendatang, Dinas Pendidikan Kota Surabaya resmi menggandeng Fakultas Vokasi (Fakultas Infrastruktur Sipil) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mulai bulan Juni ini.

​"Kerja sama ini bertujuan untuk melakukan identifikasi visual dan memperbarui (update) data kondisi eksisting 346 satuan pendidikan di Surabaya (terdiri dari 63 SMP Negeri dan 283 SD Negeri). "tambah Awang. 

Pembaruan data ini nantinya akan menjadi acuan (skala prioritas/scoring) bagi Pemkot dalam menyusun anggaran rehabilitasi dan pembangunan untuk tahun anggaran 2028 mendatang.

​"Sebagai rencana jangka panjang, Pemkot Surabaya juga sudah mengantongi wacana untuk kembali membangun tiga lembaga sekolah baru (dua SMP dan satu SD) pada tahun 2027, yang lokasinya saat ini sedang dalam tahap finalisasi. "pungkasnya. (red) 



Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah