Skip to main content

Lapangan Sepak bola Karang Gayam dan Wisma Persebaya Ditargetkan Bulan Juli Beroperasi

SURABAYAIMediabidik.Com - Setelah menyelesaikan renovasi lapangan sepak bola Karang Gayam, tahun ini Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman Pertanahan (DPRKPP) kota Surabaya melanjutkan pemasangan jaring pengaman dan empat titik lampu di lapangan Karang Gayam serta renovasi Wisma Persebaya dan fasilitas olahraga (Gym). 

Harindrayana Kabid Bangunan Gedung DPRKPP kota Surabaya mengatakan, lapangan Karang Gayam sudah selesai akhir tahun lalu, kemudian beberapa fasilitas penunjangnya kita kerjakan tahun ini. Disitu ada Wisma Persebaya kita perbaiki, terus sebelah Wisma Persebaya juga kita bangun fasilitas olahraga berupa indoor semacam Gym. 

"Jadi pekerjaan besar disana itu berupa lapangan sendiri mengunakan rumput sintentis sudah selesai tahun lalu, tahun ini kita ada pekerjaan disitu pemasangan jarin pengaman untuk lapangan. Kemudian pemasangan lampu sorot untuk malam hari empat titik, itu yang tahun ini." ujar Kabid Bangunan Gedung DPRKPP kepada media ini, Jumat (19/6/2026). 

Kemudian, masih kata Harindrayana, Wisma Persebaya kita rehab juga setelah selesai Disbudporapar yang akan berkoordinasi dengan Persebaya untuk mengisi di dalamnya. Kemudian, untuk indoor atau gym masih proses dan hampir selesai, "Untuk gym nya masih berkoordinasi dengan Disbudporapar karena sampai saat ini kita belum mengisi peralatan, biar teman-teman Disbudporapar yang mengisi, " terang Harindrayana. 

Perihal anggaran renovasi Wisma Persebaya, Harindrayana menyampaikan sekitar Rp 3 M sudah jalan semua, pemasangan jaringnya sudah selesai tinggal pemasangan lampu, rehab Wisma Persebaya juga gym nya. Target selesai bulan Juli. 

"Pekerjaan utamanya di lapangan tahun lalu sudah selesai, sekarang kekurangan-kekurangan tahun ini. Seperti lampu, jaring, tribun sama bench (bangku) pemain, "papar Harindrayana. 

Dia kembali menambahkan, untuk Wisma Persebaya sama gym itu cuma rehab yang minor-minor saja, untuk Wisma Persebaya dan gym bangunannya sudah ada tinggal kita rehab-rehab, "Untuk peralatannya tinggal koordinasi dengan Disbudporapar, Seluruh fasilitas penunjang ini ditargetkan bisa mulai beroperasi secara fungsional pada bulan Juli." pungkasnya. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah