Skip to main content

Pimpin PKB Surabaya, Gus Afif Siap Konsolidasikan Kekuatan Partai Menuju 2029

SURABAYAIMediabidik.Com - Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKB resmi menetapkan Muhammad Faridz Afif atau Gus Afif sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kota Surabaya untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut menjadi tindak lanjut dari hasil Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Surabaya yang telah berlangsung sebelumnya.

Gus Afif yang saat ini menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya sekaligus Ketua Komisi B yang membidangi perekonomian dan keuangan, dipercaya melanjutkan estafet kepemimpinan dari Musyafak Rouf. Penunjukan ini menandai babak baru bagi PKB Surabaya dalam memperkuat konsolidasi organisasi serta mempersiapkan agenda-agenda politik strategis ke depan.

Menanggapi amanah tersebut, Gus Afif menegaskan kesiapannya untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab yang diberikan partai. Menurutnya, sebagai kader PKB, loyalitas dan kesiapan menerima mandat organisasi merupakan bagian dari komitmen perjuangan yang harus dijaga.

“Sebagai kader partai, tentu saya harus selalu siap. Ini adalah amanah yang harus saya emban, saya jaga, dan saya jalankan sebaik-baiknya sesuai dengan arahan serta perintah partai,” ujar Gus Afif.

Setelah menerima konfirmasi resmi dari DPP PKB, Gus Afif langsung melakukan silaturahmi politik dengan sejumlah tokoh partai. Salah satu yang ditemui adalah Musyafak Rouf, mantan Ketua DPC PKB Surabaya yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD Jawa Timur.

Menurut Gus Afif, pertemuan tersebut menjadi bagian penting dari proses transisi kepemimpinan sekaligus upaya menjaga soliditas internal partai. Ia mengaku banyak mendapatkan masukan dan arahan dari para senior yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan PKB Surabaya.

“Saya menemui para tokoh partai, termasuk Cak Musyafak yang sudah saya anggap sebagai guru dan orang tua saya. Bagaimanapun beliau adalah guru bagi saya. Saya memohon arahan dan masukan untuk langkah-langkah yang akan kami lakukan ke depan,” katanya.

Selain melakukan komunikasi dengan para tokoh partai, Gus Afif juga mulai menggelar koordinasi internal bersama jajaran pengurus di berbagai tingkatan, mulai dari tingkat kota hingga struktur paling bawah. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi dan menyatukan visi seluruh kader dalam menghadapi tantangan politik mendatang.

Gus Afif menegaskan bahwa konsolidasi organisasi menjadi prioritas utama kepemimpinannya. Ia menargetkan PKB Surabaya tetap menjadi kekuatan politik yang solid dan berjaya pada Pemilu 2029 serta mampu menjawab berbagai agenda politik lainnya.

“Target politik 2029 tentu menjadi perhatian utama. Karena itu, konsolidasi harus segera kita jalankan agar seluruh elemen partai bergerak dalam satu barisan untuk menjaga dan meningkatkan kejayaan PKB di Surabaya,”pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah