Skip to main content

Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, Bank Jatim Serahkan Bantuan 168 Jambanisasi

KEDIRI|Mediabidik.Com - Dalam rangka meningkatkan kesehatan masyarakat, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) kembali menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada lingkungan sekitar. Kali ini, bantuan berupa 168 jamban sehat (jambanisasi) diberikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri. 

Ratusan jamban sehat tersebut, diserahkan secara simbolis oleh SEVP Corporate Transformation Bank Jatim Budi Sumarsono kepada Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa, pada Rabu (22/5/2024). 

Direktur Utama Bank Jatim Busrul Iman menjelaskan, tujuan diberikannya ratusan jambanisasi itu, adalah untuk mempermudah masyarakat mencapai akses ke sanitasi dan higienitas yang memadai, khususnya diperuntukkan bagi masyarakat dari kalangan yang tak mampu. Sehingga kedepannya dapat meningkatkan taraf hidup sehat masyarakat di Kabupaten Kediri. 

"Sebenarnya program ini bertujuan untuk membantu warga masyarakat yang kurang mampu,  mengingat jamban merupakan sarana penting dalam rumah tangga untuk mendukung terwujudnya lingkungan yang bersih  dan sehat. Kami sangat berharap bantuan jamban ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko penularan penyakit," tegasnya.

Menurut Busrul, bantuan jambanisasi dapat menjadi langkah awal menuju perubahan yang lebih baik untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat. "Semuanya harus bergandengan tangan, tak bisa apabila hanya ditopang oleh pemerintah saja. Mari kita semua bersatu untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Sebab, keterlibatan aktif dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan dampak yang nyata dan positif dalam memajukan kesejahteraan masyarakat di Kediri. Dan semoga kerja sama Bank Jatim dengan Kabupaten Kediri dapat terus berjalan dengan baik serta berkah untuk semuanya," paparnya.

Sementara itu, Dewi Maria Ulfa menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank Jatim atas program CSR  yang sangat membantu masyarakat Kediri ini. Pihaknya berharap semoga program ini terus berlanjut ke depannya. Sebab, bantuan sosial seperti jambanisasi ini sangat bermanfaat dalam membantu peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," ucapnya. (rinto)

Caption: SEVP Corporate Transformation Bank Jatim Budi Sumarsono saat menyerahkan secara simbolis bantuan CSR kepada Wakil Bupati Kediri Dewi Maria Ulfa

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni