Skip to main content

Bank Jatim Serahkan CSR Untuk Rehabilitasi Kawasan Alun-Alun Kota Pasuruan

PASURUAN|Mediabidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan. Bantuan yang diberikan berupa penataan kawasan alun-alun Kota Pasuruan. 

Penyerahan CSR dilakukan secara simbolis oleh Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono kepada Walikota Pasuruan Saifullah Yusuf, dalam rangkaian acara Halal Bihalal Tenaga Pendidikan Se-Kota Pasuruan, di Gedung Kesenian Darmoyudo, pada Selasa malam (7/5/2024). 

Eko menjelaskan, bantuan berupa penataan kawasan alun–alun ini sebagai wujud kecintaan dan kepedulian Bank Jatim kepada masyarakat Kota Pasuruan yang telah memberikan kepercayaan dan dukungannya kepada perseroan dalam mengembangkan bisnis. Selain itu, juga supaya dapat menjadi inspirasi serta membawa dampak positif kepada lingkungan dan masyarakat sekitar. "Dengan adanya rehabilitasi kawasan alun–alun ini, kami harap alun-alun Kota Pasuruan dapat terlihat lebih menarik dan terawat, sehingga bisa menambah daya tarik masyarakat untuk berkunjung. Ini termasuk upaya kita bersama untuk mempercantik dan memperindah bagian dari Kota Pasuruan," paparnya.

Sebab menurut Eko, apabila alun-alun bagus, maka masyarakat tentu akan bahagia. Selain itu, dengan semakin aktifnya fungsi alun-alun, maka kemandirian ekonomi dan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Kota Pasuruan juga akan tercapai. Dia menegaskan, penyaluran CSR seperti ini, sejatinya adalah salah satu wujud kepedulian serta realisasi visi misi Bank Jatim sebagai agen pembangunan daerah. Pihaknya berharap kerja sama Bank Jatim dengan Pemkot Pasuruan bisa terus berkembang lagi demi mendukung peningkatan roda perekonomian daerah.

"Kami berkomitmen akan terus support program-program pemerintah daerah demi berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi. Tak lupa juga kami sebagai bank milik Provinsi Jawa Timur secara masif juga akan terus berinovasi mewujudkan kemudahan-kemudahan layanan bagi seluruh nasabah," tegasnya.

Sementara itu, Saifullah Yusuf bersyukur dan berterima kasih atas rehabilitasi alun-alun yang dilakukan Bank Jatim ini. Menurutnya, penataan alun-alun memang perlu dilakukan agar lebih representatif. "Semoga bantuan ini bermanfaat untuk mendukung program pemerintah Kota Pasuruan dan secara tak langsung dapat bermanfaat pula untuk masyarakat sekitar. Kami juga berharap semoga sinergi dengan Bank Jatim ke depannya bisa semakin erat lagi," katanya. (rinto)

Caption: Bank Jatim saat menyerahkan bantuan CSR berupa penataan kawasan alun-alun Kota Pasuruan. 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni