Skip to main content

KPU Surabaya Tetapkan DPT Pemilu 2024 Sebanyak 2.218.586 Pemilih

Mediabidik.Com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk pemilihan umum (Pemilu) 2024 sebanyak 2.218.586 pemilih. Jumlah pemilih mengalami peningkatan 86.830 dibanding Pemilu sebelum yakni sebanyak 2.131.756 pemilih. 

"KPU Kota Surabaya menetapkan DPT, angka kita di 2.218.586. Dibandingkan dengan Pemilu terakhir tahun 2019 ada peningkatan 86.803 pemilih," Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Naafilah Astri Swarist, Jumat (23/6/2023).

Sementara, untuk total tempat pemungutan suara (TPS) pada Pemilu 2024 sebanyak 8.167 TPS. Untuk TPS reguler 8.161 sedangkan TPS lokasi khusus ada 6. 

"Di kecamatan Wonocolo ada 2 TPS di asrama mahasiswa nusantara berisi mahasiswa dari seluruh Indonesia yang akan gunakan hak pilihnya di Surabaya," katanya.

Selain itu, ada dua di Kecamatan Sukolilo yakni 1 TPS di kampus ITS dan 1 TPS di Liponsos Keputih. Kemudian ada 1 TPS di Griya Werdha Jambangan dan di Panti Lansia Santo Yosef di Sambikerep. 

Adapun rincian jumlah DPT berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh perempuan. Total ada 1.140.585 DPT perempuan sementara laki-laki sebanyak 1.078.001.

KPU juga mencatat ada 10.094 pemilih potensial non KTP-el. Kemudian ada 9.034 pemilih tidak memenuhi syarat terdiri dari pemilih meninggal, ganda, pindah domisili dan TNI/POLRI. Dan untuk perbaikan data berjumlah 21.750.

"Pemilih potensial non KTP elektronik adalah mereka yang berusia 17 tahun saat pemungutan suara bukan saat pemutakhiran," katanya. 

Secara keseluruhan DPT Surabaya pada Pemilu 2024 tersebut tersebar di 31 kecamatan dan 153 kelurahan.

Berikut rincian penetapan DPT Kota Surabaya untuk Pemilu 2024:

* Kecamatan: 31
* Kelurahan: 153
* TPS: 8.167
* Pemilih Laki-laki: 1.078.001
* Pemilih Perempuan: 1.140.585
* Pemilih Laki-laki dan Perempuan: 2.218.586
* Tidak Memenuhi Syarat: 9.034
* Perbaikan Data: 21.750
* Pemilih Potensial Non KTP-el: 10.094.

Foto: Komisioner Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya Naafilah Astri Swarist.[foto/ademasrio].

Comments

Popular posts from this blog

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni