Skip to main content

Ingin Jalin Sinergitas Dengan Media, Kakanim Tanjung Perak Sambangi Kantor PWI Jatim

Mediabidik.Com - Kepala Kantor Imigrasi (Ka-kanim) Kelas I TPI Tanjung Perak Surabaya Verico Sandi, silaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Jawa Timur (PWI Jatim), Selasa (06/06/2023). 

Kehadiran Verico yang didampingi Humas Erlangga, diterima langsung oleh Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim bersama jajaran pengurus.

Setelah memperkenalkan diri, Verico yang baru menjabat 4 bulan menggantikan Indra Bangsawan, berharap terus terjalin sinergitas dengan teman-teman wartawan di PWI Jatim. Verico juga menyampaikan berbagai program yang sedang dan akan dilakukan ke depan. 

"Yang utama adalah pelayanan kepada masyarakat terus kami tingkatkan,"ujar Verico.

Menurut Verico, ruang layanan di kantornya di Jl. Darmo Indah No 21 sudah respresentatif, juga berbasis smart office. Sehingga, bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan bisa semakin nyaman. 

"Alur layanan telah kami lakukan screening sejak pemohon datang di pintu masuk, ruang tunggu layanan terus kami upgrade agar pemohon semakin nyaman," urainya.

Selain itu juga fasilitas di ruang layanan sangat mudah diakses oleh pemohon dan tidak berbayar alias gratis. 

"Kecepatan dan kenyamanan layanan jadi prioritas kami,"ujarnya.

Disisi lain, Verico juga mengeluhkan dengan lahan parkir di kantornya, bagi masyarakat pemohon yang sangat terbatas. 

"Kami sudah lama mengajukan permohonan ke Pemkot Surabaya, untuk bisa mencarikan solusi, diantaranya supaya Pemkot menghibahkan lahan yang ada di sekitar kantor kami,"ujarnya.

Sayangnya, walau sudah hampir 3 tahun, surat dikirim ke Pemkot Surabaya, hingga kini belum ada jawaban. 

"Selama ini kami melayani sekitar 200 pemohon setiap hari, kalau lahan parkir kita memadai, kita bisa tingkatkan sampai 400 pemohon," tambah Verico, sembari berharap ada masukan dari PWI Jatim untuk mencari solusi masalah lahan.

Sementara, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim yang didampingi Wakil Ketua Sokip, Bendahara Andy S, Seksi KUMHAM Jatmiko, dan beberapa pengurus mengapresiasi kunjungan Kakanim Verico dan Humas Erlangga ke PWI Jatim.  

"Terima kasih atas kunjungannya,"ujar Cak Item panggilan akrab Lutfil Hakim.

Berbagai ide dan gagasan disampaikan oleh Cak Item sebagai masukan untuk Kakanim Verico, supaya Imigrasi Tanjung Perak bisa berbeda dengan yang lain. Karena, kalau berbicara peningkatan pelayanan, kata Cak Item, sudah menjadi keniscayaan. 

Untuk permasalahan lahan parkir, Cak Item memberikan berbagai pilihan, "Bisa juga kerjasama dengan pihak swasta," usulnya.

Bahkan Cak Item juga mengajak kepada Kakanim Verico untuk bersinergi guna meningkatkan kualitas SDM, baik di lingkungan Imigrasi Tanjung Perak dan kalangan wartawan. Sehingga, bagi wartawan bisa menambah wawasan keimigrasian, supaya masyarakat luas bisa lebih paham kewenangan dan tugas-tugas yang selama ini dijalankan Kantor Imigrasi. (red)

Comments

Popular posts from this blog

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni