Skip to main content

Ini Tanggapan Fraksi Gerindra Soal Munculnya Logo Parpol di Program GURUku

Mediabidik.com - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya menilai, munculnya logo partai saat berlangsungnya pembelajaran dalam jaringan (Daring) yang disiarkan secara live oleh televisi swasta lokal, hal tersebut akan merugikan partai tersebut.

Bendahara Fraksi Gerindra, Ajeng mengatakan, kedepan manajemen televisi yang akan menyiarkan belajar daring secara live harus lebih profesional. 

Pasalnya, kata Ajeng, suatu pekerjaan pasti sudah ada kerangka kerja, tema yang akan disampaikan, platform pembelajarannya sudah ada, kenapa harus muncul logo partai tertentu.

"Kedepannya, baik manajemen TV swasta maupun dinas pendidikan kota Surabaya, harus lebih profesional lah." ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (10/09/20).

Ajeng menjelaskan, sebenarnya bahan pembelajaran sudah disiapkan Diknas Surbaya, namun mengapa masih lolos dengan munculnya logo partai tertentu, ini sangat sensitif terlebih jelang Pilwali Surabaya.

"Saya tidak ingin berpikiran lebih jauh lagi menanggapi kejadian tersebut, terpenting memang sudah ada permintaan maaf dari penyelenggara. Alasannya klasik memang yaitu, human error tapi ya tetap saja tidak bertanggung jawab." tegas politisi milenial Partai Gerindra kota Surabaya tersebut.

Ajeng kembali mengatakan, lembaga pendidikan harusnya profesional, jangan sampai di infiltrasi hal-hal diluar zona pendidikan. Namun, sesuatu hal yang direncanakan pasti akan merugikan dirinya sendiri.

"Termasuk partai yang tiba-tiba muncul lambang partai tersebut, saat pembelajaran sedang berlangsung." ungkapnya.(pan)


Foto : Ajeng Bendahara Fraksi Gerindra Surabaya. 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...