Ads (728x90)

Mediabidik.com - Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Surabaya menilai, munculnya logo partai saat berlangsungnya pembelajaran dalam jaringan (Daring) yang disiarkan secara live oleh televisi swasta lokal, hal tersebut akan merugikan partai tersebut.

Bendahara Fraksi Gerindra, Ajeng mengatakan, kedepan manajemen televisi yang akan menyiarkan belajar daring secara live harus lebih profesional. 

Pasalnya, kata Ajeng, suatu pekerjaan pasti sudah ada kerangka kerja, tema yang akan disampaikan, platform pembelajarannya sudah ada, kenapa harus muncul logo partai tertentu.

"Kedepannya, baik manajemen TV swasta maupun dinas pendidikan kota Surabaya, harus lebih profesional lah." ujarnya kepada wartawan di gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (10/09/20).

Ajeng menjelaskan, sebenarnya bahan pembelajaran sudah disiapkan Diknas Surbaya, namun mengapa masih lolos dengan munculnya logo partai tertentu, ini sangat sensitif terlebih jelang Pilwali Surabaya.

"Saya tidak ingin berpikiran lebih jauh lagi menanggapi kejadian tersebut, terpenting memang sudah ada permintaan maaf dari penyelenggara. Alasannya klasik memang yaitu, human error tapi ya tetap saja tidak bertanggung jawab." tegas politisi milenial Partai Gerindra kota Surabaya tersebut.

Ajeng kembali mengatakan, lembaga pendidikan harusnya profesional, jangan sampai di infiltrasi hal-hal diluar zona pendidikan. Namun, sesuatu hal yang direncanakan pasti akan merugikan dirinya sendiri.

"Termasuk partai yang tiba-tiba muncul lambang partai tersebut, saat pembelajaran sedang berlangsung." ungkapnya.(pan)


Foto : Ajeng Bendahara Fraksi Gerindra Surabaya. 

Post a comment