Skip to main content

Datangi Lokasi Kejadian, Armuji Akan Usulkan Pemasangan Palang Pintu Perlintasan

Mediabidik.com - Tragedi kecelakaan di perlintasan kereta api di jalan Gayung Kebonsari Menanggal yang menimpa mobil Honda Brio L 1120 QC warnah merah yang dikendarai 3 remaja tertabrak kereta Sancaka jurusan Surabaya-Bandung pada Minggu (24/04/2022) malam. Hingga membawa korban jiwa 3 orang remaja. 

Menyikapi kejadian tersebut, Wakil walikota Surabaya Armuji langsung meninjau kejadian terjadinya kecelakaan kereta api di perlintasan kereta api jalan Kebonsari Manunggal.

"Yang Pertama kami atas nama Pemerintah Kota Surabaya menyampaikan belasungkawa semoga para korban mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa serta diberikan kekuatan untuk keluarga yang ditinggalkan," kata Armuji di lokasi kejadian. 

Selain itu, dirinya segera berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Dinas Perhubungan Jawa Timur dan PT KAI Daop VIII untuk mencari jalan keluar pemasangan palang pintu Kereta Api di lintasan Kebonsari.

"Segera kita bicarakan, jangan sampai ada kejadian serupa. Daerah ini terhitung padat dan lalu lintas kendaraan juga cukup ramai jadi wajib ada palang pintu kereta api. Kalau hanya manual dan kurang terang kan berbahaya bagi warga." tegas Cak Ji. 

Berdasarkan UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian, palang pelintasan bukan merupakan tanggung jawab PT KAI.

Pemerintah daerah setempat yang seharusnya mengusulkan kepada dinas-dinas terkait tentang pengadaan pelintasan kereta yang terkadang dianggap liar.

"Nanti segera kami usulkan ya." imbuhnya. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Hari Pahlawan 10 November

Ucapan HUT Partai NasDem ke 10