Skip to main content

Herlina : Selamat Kepada Bu Lucy atas Amanah Memimpin DPC Partai Demokrat

Mediabidik.com - Lucy Kurniasari akhirnya ditetapkan sebagai Ketua DPC Demokrat Surabaya, Kamis (14/7/2022). Ning Surabaya 1986 itu bakal menjabat hingga 5 tahun ke depan.

Anggota DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto S.Psi., M.Psi., yang menjadi kompetitornya menerima keputusan itu dengan legowo. Menurutnya, semua proses Musyawarah Cabang (Muscab) yang dilalui telah menunjukkan proses regenerasi partai yang demokratis. 

"Selamat kepada Bu Lucy atas amanah memimpin DPC Partai Demokrat Surabaya untuk 5 tahun kedepan. Saya yakin bahwa keputusan partai memilih Bu Lucy adalah yang terbaik bagi kebesaran Partai Demokrat di Surabaya," kata anggota DPRD Surabaya tiga periode itu.

Herlina juga mendoakan agar Lucy bisa menjalankan tugas dengan baik nantinya. Terutama dalam menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024 nanti.

"Sebagai kader, tentunya saya akan tegak lurus menerima siapapun yang ditunjuk oleh partai. Fokus kedepan adalah bagaimana melakukan kerja-kerja untuk kemenangan Partai Demokrat di Surabaya di tahun 2024," lanjut kandidat Doktor Psikologi Universitas Airlangga (Unair) tersebut.

Meski tidak terpilih, Herlina menegaskan pengabdian ke masyarakat dengan fokus mensejahterakan masyarakat Surabaya tidak boleh berhenti. "Tentunya tetap memajukan Surabaya lewat legislatif, sehingga berdampak bagi Partai Demokrat," lanjut ibu tiga anak itu. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Oknum Staf Kecamatan Dukuh Pakis Pungli KTP, KK dan Akte Kelahiran Rp 8.2 Juta

SURABAYA (Mediabidik) – Mahalnya biaya untuk pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran, itulah yang terjadi di kecamatan Dukuh Pakis Surabaya yang dialami oleh Sri Wulansari warga asal Kediri. Hanya ingin pindah tempat menjadi warga Surabaya dia harus mengeluarkan biaya Rp 8.2 juta kepada oknum staf kecamatan Dukuh Pakis yang bernama Sugeng, hanya menulis nama, alamat, tempat tanggal lahir dan nama orang tua di kertas kosong dia sudah mendapatkan KTP dan KSK Surabaya tanpa harus membawa surat pindah tempat dari Dispenduk Capil Kediri. Hal itu disampaikan Andi kerabat dari Sri Wulandari saat ditemui di kantor Humas pemkot Surabaya, Selasa (5/12) mengatakan, hanya dengan menyerahkan nama, tempat tanggal lahir dan orang tua sudah dapat KTP dan KSK Surabaya. "Untuk data cabut bendel dari Dispenduk capil dari Kediri tidak perlu, cukup hanya mengisi data nama, tempat tanggal lahir dan nama orang tua, janjinya seminggu jadi, ternyata sebulan lebih baru jadi. Untuk pembua