Skip to main content

5.161 Petugas PPDP Kota Surabaya Jalani Rapid Test

Mediabidik.com - Sebanyak 5.161 orang Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Surabaya 2020, menjalani pemeriksaan kesehatan berupa Rapid Test Covid-19. Pemeriksaan berlangsung selama tiga hari, mulai Sabtu 11 Juli 2020 sampai dengan Senin 13 Juli 2020. Mulai pukul 08.30 – 16.30 Wib.  Lokasi pemeriksaan di lima titik, kerjasama antara KPU Kota Surabaya dengan Laboratarium Prodia Surabaya.

Lokasi untuk pemeriksaan Rapid Test Covid-19 bertempat di lima Laboratorium Prodia, dengan rincian:
1. Graha Prodia Jl. Diponegoro No. 149-151 Surabaya.
2. Prodia Mega Galaxy Jl. Ruko Mega Galaxy, 14C, Jl. Sukarno Hatta No. 6 Surabaya.
3. Prodia Simpang Darmo Jl. Mayjen Yono Suwoyo Bukit Darmo Boulevard No. 6G Surabaya.
4. Prodia Wiyung, Ruko Taman Pondok Indah, Jl. Raya Menganti Wiyung Surabaya. 
5. Prodia Jemursari Jl. Raya Jemursari No. 39 Surabaya.

Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia KPU Kota Surabaya, Subairi mengatakan, pelaksanaan pemeriksaan Rapid Test untuk PPDP Pilwali Kota Surabaya 2020, dalam rangka untuk melaksanakan tahapan yang sesuai dengan protokol kesehatan secara ketat, dalam pencegahan penyebaran Covid-19. 

"Sekaligus menjamin dan memberi kepastian, bahwa petugas PPDP yang turun langsung  melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih sudah sesuai dengan standart protokol kesehatan Covid-19." kata Subari, Minggu (12/7/20).

Dia menambahkan, tidak hanya menjalankan rapid test Covid-19.  Ribuan PPDP yang ada di tingkatan RT/RW, dalam bertugas menjalankan Coklit juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) di antaranya masker, handsitezer, sarung tangan dan tentunya penerapan jaga jarak (psychal distanting). 

"Ke depan, dalam setiap tahapan Pilwali Kota Surabaya 2020 juga akan terus menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ayo, Sukseskan Pilwali Kota Surabaya 2020. Ojo lali, Rabu 9 Desember 2020 datang ke TPS. "pungkasnya.  (pan)

Foto : Petugas PPDP Kota Surabaya menjalani rapid test. 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...