Skip to main content

Posts

Pendidikan Sex Penting Bagi Anak

Pendidikan sex kepada anak itu penting agar anak dapat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti penyakit menular sexual atau kehamilan di luar nikah. Juga tidak terpengaruh pornografi, yang sering tak sesuai kenyataan. Saat ini, pornografi bisa diakses secara gratis dengan internet, bahkan oleh mereka yang masih anak-anak. Untuk menghindari hal itu, orangtua berperan besar. Demikian dikemukakan pakar dari Australia, Prof Alan McKee. Penulis buku The Porn Report ini menyatakan, bila anak muda bergantung pada pornografi untuk mendidik diri mereka tentang seks, batasan antara fantasi dan realitas akan kabur. Karena itu, orang tua harus memberi tahu remaja bahwa pornografi bukanlah panduan sex. "Dari begitu banyak segi, sex yang porno berbeda dengan sex sebenarnya. Sex yang porno memperlihatkan yang enak dilihat dan bukan yang memang enak untuk dirasakan," ujar McKee. Ada beberapa elemen yang tidak ditampilkan dalam pornografi, ucapnya, seperti penggun...

Anas Merasa Dapat Kado Istimewa Dari SBY

JAKARTA-"Saya ucapkan terima kasih kepada Pak SBY, ini hadiah tahun baru," kata Anas Urbaningrum pasca penetapan dirinya sebagai tersangka, usai diperiksa KPK selama 5 jam (10/1). Mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu juga menyatakan, penetapannya sebagai tersangka hingga penahanan terhadap dirinya merupakan hari yang sangat bersejarah. "Dan saya ditahan hari ini insya Allah saya akan mengungkap kebenarannya dengan sangat terang benderang," kata Anas di loby KPK sambil mengunakan rompi orange. Anas ditetapkan sebagai tersangka pada 22 Februari 2012 berdasarkan pasal 12 huruf a atau huruf b. Kemudian pasal 11 UU no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU no 20 tahun 2001 tentang penyelenggara negara yang menerima suap atau gratifikasi. Ancaman pidananya berupa penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4-20 tahun dan pidana denda Rp200-Rp1 miliar. Anas mendapat Rp2,21 miliar untuk membantu pencalonan sebagai ketua umum dalam kongre...

Nasib MH370 Kian Tak Jelas

Pesawat Malaysia Airlines yang membawa 227 penumpang dan 12 kru, kehilangan kontak dengan pengawas lalu lintas udara, Sabtu (8/3) dini hari.   Maskpai menyatakan dalam sebuah pernyataan, pesawat kemungkinan hilang di wilayah udara Vietnam.Dilansir dari kantor berita Reuters, pesawat dengan nomor penerbangan MH370 membawa penumpang dari Kuala Lumpur ke Beijing.   Pesawat meninggalkan Kuala Lumpur pada Sabtu sekitar pukul 00.21 dan diperkirakan akan tiba di Beijing sekitar pukul 06.30 waktu setempat, di hari yang sama. Chief Executive Malaysia Airlines Ahmad Jauhari Yahya dalam sebuah pernyataan  menyatakan penyeselannya. Menurut Ahmad Malaysia Airlines sangat menyesal telah kehilangan semua kontak dengan penerbangan MH370." Malaysia Airlines saat ini bekerja dengan pihak berwenang yang telah mengaktifkan tim pencarian dan penyelamatan untuk menemukan pesawat," katanya. Sementara itu, seorang pejabat Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) mengatakan, pesawat g...

INSA Protes Maraknya Pungli di Tanjung Perak

SURABAYA  - Indonesia Nation Shipowner Assosiation (INSA), dan Anak Buah Kapal (ABK), melakukan aksi mogok kerja, beberapa waktu lalu, di Pelabuhan Rakyat Kalimas Surabaya. Aksi ini karena banyaknya pungutan liar (pungli). Selain itu, massa juga melakukan demo karena aparat hukum yang bertugas di wilayah pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, sering bertindak semena-mena. Mereka melakukan aksi mogok dengan menghentikan seluruh kegiatan operasional dan pengiriman pasokan bahan makanan pokok maupun ekspedisi ke luar pulau. "Kami akan terus melakukan aksi ini, hingga kami mendapat kepastian, lembaga hukum mana yang berhak untuk melakukan tindakan penangkapan," kata Steven, ketua INSASenin (16/12/2013). Menurut Steven, selama ini di Pelabuhan Tanjung Perak belum dibentuk Cost Guard, sehingga mengakibatkan maraknya pungutan liar bahkan penangkapan liar oleh institusi penegak hukum lain. Padahal menurut Steven, pemerintah harusnya menerapkan Undang-Undang Nomor 17 t...

Hendak Ditilang, Kyai Ini Marah ke Polisi

Pria berjenggot panjang, berpeci dan sorban, serta berkain sarung datang ke Markas Polres Karawang, Jawa Barat pada Rabu 11 Desember.  Penampilannya sama saat ia memaki dan memarahi anggota kepolisian dari Satlantas Polres Karawang dalam Operasi Zebra Lodaya Tahun 2013 pada Kamis (5/12).  Sosok Sahal, nama pria itu, tenar setelah kelakuannya marah-marah kepada polisi saat akan ditilang (dikenai surat bukti pelanggaran) diunggah di YouTube oleh "ptv ind". Video yang diberi judul "Kyai Ditilang : Ngamuk" itu menjadi paling populer. Dalam sepekan sejak diunggah, sudah tercatat 1.414.460 kali tayang.  Sebenarnya, Sahal saat itu membawa helm. Tetapi helm berwarna hitamnya disimpan di bagian depan sepeda motor. Ia tidak "ngebut" saat kendaraannya dihentikan petugas. Justru ia langsung menghentikan kendaraannya. Sahal langsung marah-marah saat didata di salah satu meja sisi jalan raya Ahmad Yani Karawang.  Saat itu, Kanit Laka Iptu Heri Nurc...

lOGO

Media Online Jadi Jawara Industri Media

Masihkah Anda berlangganan koran? Dari beberapa teman saya yang menjawab pertanyaan ini, dapat disimpulkan bahwa koran tampaknya tak lagi menjadi prioritas. Umumnya mereka menghentikan langganan sejak tiga atau empat tahun lalu. Bahkan ada teman saya yang tak lagi mengeluarkan biaya berlangganan koran sejak 10 tahun lalu. Beragam alasan menjadi pendorong mereka berhenti berlangganan. Namun benang merahnya tetap sama. Dimana faktor biaya ternyata bukan alasan utama. Keputusan menghentikan langganan koran adalah hal yang simple dan realistis. Misalnya, meski tak berlangganan mereka masih bisa membaca koran di kantor. Mereka pun bisa mengalokasikan budget koran untuk media cetak lain seperti majalah atau tabloid yang lebih bersifat timeless atau collectible item yang sesuai dengan gaya hidup, hobi atau menunjang profesi. Lebih dari itu, kebiasaan membaca berita di koran kini sudah mulai tergantikan oleh smartphone dan tablet. Kehadiran berita yang dikemas dalam versi mobile, membua...