SURABAYAIMediabidik.Com - Proyek pembangunan rumah pompa air dan infrastruktur pendukungnya terus dikejar agar rampung sesuai dengan Surat Perintah Kerja (SPK) pada akhir November mendatang. Pembangunan yang mencakup dua titik lokasi sepanjang kurang lebih satu kilometer ini ditujukan untuk mengantisipasi potensi genangan air dan lumpur di kawasan tersebut.
Pelaksana Proyek dari PT Kusuma Indah Pratama (KIP), Dwi Rimbawan, menjelaskan bahwa pihaknya berfokus pada penyediaan bangunan rumah pompa beserta kelengkapannya. Sementara itu, pekerjaan drainase dan perintisan jalan ditangani oleh kontraktor terpisah.
"Untuk kapasitas teknisnya, pipa outlet yang disiapkan berukuran 6 hingga 8 inci. Rumah pompa di sini diperuntukkan bagi penanganan lumpur, sementara lokasi lainnya difokuskan untuk genangan air," ujar Dwi saat ditemui di lokasi pekerjaan. Senin (21/9/2026).
Meski ditargetkan rampung pada akhir November, progres fisik pekerjaan di lokasi rumah pompa utama sempat mengalami keterlambatan (deviasi minus) sekitar 6 persen dari target mingguan yang ditetapkan. Menurut Dwi, keterlambatan tersebut dipicu oleh pengerjaan proyek yang baru efektif dimulai pada minggu ketiga atau keempat dari jadwal akibat pergeseran tiang listrik oleh pihak PLN.
Selain kendala relokasi utilitas, tim teknis di lapangan juga menghadapi tantangan struktur tanah keras dan tingginya resapan air pada titik pengerjaan bagian selatan.
"Untuk lokasi selatan, pengerjaan penggalian baru mencapai kedalaman 1,5 meter dari target 5,5 meter. Tanah yang terlalu padat tidak memungkinkan digali hanya dengan alat berat biasa, sehingga dibutuhkan unit vibro hammer untuk pemancangan sheet pile," jelasnya.
Guna mengejar ketertinggalan progres, pihak pelaksana menambah jam kerja (lembur) hingga pukul 22.00 WIB untuk lokasi tertentu, serta mengagendakan pengerjaan khusus pada malam hari di lokasi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi.
"Koordinasi intensif dan inspeksi berkala (checklist) bersama dinas terkait dari Pemerintah Kota juga terus dilakukan guna memastikan kualitas struktur serta percepatan tahapan pengecoran bangunan rumah pompa dapat berjalan sesuai rencana." pungkasnya. (red)
