Skip to main content

Renovasi Lapangan Karanggayam Capai 90 Persen, Target Beroperasi Awal Desember


SURABAYAIMediabidik.Com
- Pengerjaan renovasi kawasan Lapangan Karanggayam Surabaya, terus dikebut dan kini telah mencapai sekitar 90 persen. Fasilitas ini diproyeksikan mulai beroperasi pada awal Desember mendatang.

​Pernyataan tersebut disampaikan Harindrayana Kabid Bangunan Gedung DPRKPP kota Surabaya saat meninjau perkembangan pembangunan. Ia menjelaskan bahwa pengerjaan utama saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian akhir (finishing).

​"Pengerjaannya sudah sekitar 90 persen. Saat ini tidak ada kendala berarti, tinggal finishing saja. Ditargetkan awal Desember sudah bisa operasional," ujar Harindrayana kepada media ini, Jumat (18/9/2026). 

​Dalam renovasi ini, sejumlah fasilitas pendukung dibangun untuk menunjang aktivitas olahraga. Selain lapangan utama, Wisma Karanggayam juga dilengkapi dengan training center serta pusat kebugaran (gym).

"​Fasilitas training center tersebut nantinya diproyeksikan untuk menunjang kegiatan latihan Tim Persebaya Surabaya. Rekondisi bangunan memanfaatkan struktur eks Wisma Persebaya yang ada di kawasan tersebut." terang Harindrayana. 

​Mengenai skema pemanfaatan maupun pengelolaan lapangan ke depan, Dia menambahkan, kita menyerahkan sepenuhnya kepada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disporapar) Kota Surabaya.

​"Tugas kami fokus pada rekondisi fisik bangunan dan fasilitas. Untuk skema penggunaan atau penyewaan nanti menjadi ranah Disporapar," tambahnya.

​Sementara itu, terkait wacana pembangunan Museum Persebaya, ia menyebutkan bahwa lokasi museum direncanakan tidak lagi berada di kompleks Karanggayam, melainkan dipindahkan ke area Gelora Bung Tomo (GBT). "Kendati demikian, rencana tersebut masih dalam tahap pembahasan lanjutan dan diperkirakan baru terealisasi pada tahun depan." pungkasnya. (red) 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...