SURABAYAIMediabidik.Com– Pengerjaan normalisasi dan pengerukan di dua fasilitas penyimpanan air, yaitu Bozem Tambak Mayor dan Bozem Tanjung Sari, menunjukkan progres yang signifikan. Berdasarkan keterangan Ahmad Lutfi Salam selaku Kasi Jaga Pemeliharaan Prasarana Drainase DSDABM kota Surabaya mengatakan, pengerjaan di Bozem Tambak Mayor telah mencapai sekitar 80 persen.
"Saat ini, fokus pengerjaan di Bozem Tambak Mayor tinggal menyisakan sedikit perapian serta pengecoran di dekat area pompa. Langkah pengecoran ini dilakukan karena kontur timbunan tanah di area tersebut didominasi oleh sampah, sehingga penguatan cor diperlukan agar struktur dasar tetap kokoh dan sampah tidak naik ke permukaan." ujar Ahmad Lutfi Salam kepada media ini, Jum'at (30/10/2026).
Ahmad Luthfi Salam menambahkan Sementara itu, progres pengerjaan di Bozem Tanjung Sari telah menyentuh angka sekitar 81 persen dengan fokus pada pengangkutan sisa tanah keluar lokasi. "Operasional pembuangan tanah di Bozem Tanjung Sari didukung oleh pengerahan enam unit dump truck setiap harinya di mana dua di antaranya merupakan kendaraan berkapasitas besar sekitar 23 hingga 24 kubik dengan rata-rata muatan mencapai empat rit per hari per truk." tambahnya.
Terkait lokasi pembuangan, tanah kerukan dari proyek ini disalurkan ke beberapa titik berbeda, di antaranya dijadikan taman di saluran Tengah Margorejo oleh rekan-rekan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta dialirkan ke kawasan Sumberjo yang direncanakan untuk pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Dalam pelaksanaannya, Dia menerangkan, masing-masing lokasi memiliki tantangan yang berbeda. Di Bozem Tambak Mayor, kendala utama terletak pada kontur tanah yang bercampur dengan sampah dan lumpur. Sebaliknya, kontur tanah di Bozem Tanjung Sari dinilai lebih keras karena didominasi material sirtu (pasir dan batu), sehingga tidak terlalu menyulitkan pergerakan alat berat.
"Kendala yang dihadapi di Tanjung Sari lebih kepada pengaturan jarak tempuh dan waktu pengangkutan mengingat rute pengiriman melewati jalur yang cukup padat." terangnya.
"Seluruh rangkaian pekerjaan swakelola ini melibatkan pengerahan alat berat serta dump truck secara penuh." imbuhnya.
Kita menargetkan pengecoran di Bozem Tambak Mayor dapat diselesaikan pada minggu depan, yang kemudian dilanjutkan dengan tahap perapian area secara keseluruhan. "Sedangkan untuk Bozem Tanjung Sari, seluruh proses pengangkutan tanah ditargetkan rampung pada pertengahan bulan November mendatang." pungkasnya. (red)
