Skip to main content

Semburan Air di Kawasan Tol Dupak Bukan Berasal dari Pipa Milik PDAM


SURABAYAIMediabidik.Com
– Perumda Air Minum (PAM) Surya Sembada Kota Surabaya merespon cepat informasi mengenai semburan air di sekitar kawasan Dupak, tepatnya di samping Tol Dupak, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo. Hasil pengecekan cepat di lapangan dari Tim Teknis PAM Surya Sembada serta konfirmasi dari pihak berwenang (BPPD Kota Surabaya) memastikan bahwa fenomena tersebut murni disebabkan oleh kebocoran pada pipa air diameter 800mm milik PT Petrokimia Gresik.

Menanggapi video dan berita viral terkait semburan air tersebut, Manajer Tata Usaha dan Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, Louis Andilun Gatu, memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan informasi di tengah masyarakat. 

​"Menanggapi berita viral yang terjadi siang hari ini yaitu terdapat semburan air atau kebocoran di Jl. Dupak Rukun samping Tol arah Perak ke Surabaya. Kami sampaikan bahwa kebocoran tersebut bukan dari pipa kami, pipa tersebut merupakan pipa dari PT Petrokimia Gresik. Kami berhasil konfirmasi bahwa pipa tersebut pipa milik mereka. Nantinya yang akan bertanggung jawab terhadap pekerjaan tersebut dari pihak Petrokimia. Terima kasih, mungkin itu yang bisa saya sampaikan. Wassalamualaikum wr. wb." terang Andilun. 

​Laporan awal terkait kejadian ini diterima oleh Command Center Surabaya pada pukul 10.44 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas gabungan dari Posko Terpadu Utara bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan asesmen.

​Ketua Tim Operasi Kedaruratan BPBD Kota Surabaya, Arif Sunandar, menjelaskan bahwa air yang keluar sempat terlihat keruh seperti lumpur karena di sekitar lokasi sedang ada proses pengerjaan pembuatan Rumah Pompa Banjir oleh DSDABM, sehingga tanah galian di sekitar lokasi ikut terbawa aliran air bertekanan.

“Sekitar setengah jam setelah kejadian, airnya sudah kelihatan bersih dan sudah tidak menyembur keras,”jelas Arif, Selasa (13/10).

​Tanggapan Resmi Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya

​Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya mengimbau kepada warga sekitar agar tidak perlu panik, karena dipastikan semburan tersebut adalah air bersih dan situasi di lokasi terus dipantau aman karena telah dilakukan koordinasi dengan para pihak terkait.

Humas Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...