Skip to main content

Dukung Kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemprov Jatim, Bank Jatim Salurkan CSR kepada Dinsos Jatim


SUMENEP|Mediabidik.Com
- PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) turut mendukung penyelenggaraan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang digelar di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, pada Rabu (14/10/2026). 

Dukungan ini merupakan wujud sinergi Bank Jatim bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) dalam mendorong pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Bank Jatim menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur (Dinsos Jatim) berupa pengadaan sarana dan prasarana pendukung dapur umum dan dapur air. Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo kepada Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur Restu Novi Widiani. Turut hadir menyaksikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Winardi menjelaskan, bantuan ini diharapkan dapat mendukung peningkatan layanan sosial, khususnya dalam penanganan bencana alam dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Sarana dan prasarana tersebut dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi kebutuhan pangan serta mendukung pelaksanaan Layanan Dukungan Psikososial (LDP). “Selain itu, fasilitas yang disediakan diharapkan dapat menunjang kegiatan community healing bagi ibu-ibu dan lansia melalui aktivitas kebersamaan, sekaligus menyediakan ruang bermain anak yang aman untuk mendukung proses pemulihan trauma. Adapun dapur air dengan sistem isi ulang (refill) diharapkan dapat membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” tegasnya.

Winardi juga menyampaikan, bahwa dukungan terhadap kegiatan Puncak Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan penyaluran bantuan CSR tersebut, merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah. “Bank Jatim senantiasa berupaya mendukung berbagai kegiatan dan program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Melalui bantuan CSR ini, kami berharap sarana dan prasarana yang disediakan dapat mendukung pelayanan sosial, penanganan bencana, serta pemulihan masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Partisipasi Bank Jatim dalam peringatan Hari Jadi ke-81 Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencerminkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat berbagai upaya peningkatan kesejahteraan sosial sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jawa Timur. “Melalui dukungan terhadap kegiatan daerah dan penyaluran program CSR, Bank Jatim menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh bersama masyarakat serta berkontribusi dalam mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur,” terang Winardi.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menegaskan, momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur tidak sekadar menjadi ajang refleksi pembangunan daerah, tetapi juga sarana memperkuat komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Kami berharap peringatan Hari Jadi Jawa Timur tahun ini dapat memperkuat semangat pembangunan inklusif yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan pemerintah dan masyarakat melalui berbagai bantuan serta pelayanan sosial secara berkelanjutan,” pungkasnya. (rinto)

Caption: Bantuan CSR Bank Jatim diserahkan oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo kepada Kepala Dinsos Jatim Restu Novi Widiani.

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...