Skip to main content

Pembangunan Jalan dan Saluran Tanjungsari Capai 66 Persen, Ditarget Selesai Akhir November


SURABAYAIMediabidik.Com
- Pengerjaan proyek pembangunan jalan dan saluran drainase Jalan Tanjungsari terus dikebut dan saat ini telah mencapai progres sebesar 66 persen. Pihak pelaksana optimistis seluruh pekerjaan dapat selesai 100 persen sesuai target pada akhir November mendatang.

​Pelaksana dari PT Diatasa Jaya Mandiri, Adib Kurniawan, menyampaikan bahwa sisa pekerjaan sebesar 34 persen mencakup beberapa pengerjaan teknis di sisi timur dan barat lokasi proyek.

​"Untuk sisi timur tinggal pekerjaan peninggian grill BTA serta pengaspalan selebar galian. Sementara di sisi barat, pekerjaan galian box culvert tinggal menyisakan area sekitar lampu merah sepanjang 100 meter dan 175 meter," ujar Adib saat ditemui di lokasi proyek. Jum'at (9/10/2026). 

​Dalam pelaksanaannya, pihak kontraktor sempat menghadapi kendala jaringan utilitas di bawah tanah, seperti pipa PDAM dan pipa gas milik PGN. Pipa PGN berada di kedalaman sekitar 1 meter, sedangkan pipa PDAM berada di kedalaman sekitar 2 meter.

​Untuk mengantisipasi hal tersebut, koordinasi intensif telah dilakukan bersama dinas terkait serta pihak PGN. "Pengerjaan penggalian tetap dilanjutkan pada malam hari dengan pengawasan ketat agar tidak mengganggu maupun merusak jaringan utilitas yang ada." terang Adib. 

Keberadaan pipa nonaktif milik PGN di area perlintasan (crossing) menjadi perhatian dalam koordinasi penataan infrastruktur di lapangan. Pipa sepanjang kurang lebih satu meter tersebut teridentifikasi sudah tidak berfungsi, berbeda dengan instalasi pipa utama yang membentang di sekitarnya.

​Lanjut Adib Kurniawan keberadaan pipa nonaktif yang melintas tersebut berpotensi mengganggu atau menimbulkan kendala jika tidak segera ditangani. Oleh karena itu, muncul wacana untuk melakukan pemutusan pada bagian pipa yang tidak aktif tersebut guna mengantisipasi timbulnya masalah teknis di kemudian hari.

​"Meski demikian, pelaksanaan teknis pemutusan pipa masih menunggu koordinasi dan pengawalan lebih lanjut. Pihak terkait memastikan proses pengerjaan akan dikawal secara bertahap untuk menjaga keamanan dan kelancaran infrastruktur di sekitar lokasi." pungkasnya. (red) 

Teks foto : Foto progres peningkatan Jalan Tanjungsari terkini. 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Walikota Surabaya Jamin Tarif Trem Terjangkau

SURABAYA (Media Bidik) - Rencana proyek transportasi angkutan massal (AMC) berupa trem di Kota Surabaya semakin memperlihatkan progres signifikan.  Hal itu ditandai dengan dilakukannya penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara Kementrian Perhubungan (Kemenhub), Direktorat Jenderal Perkeretapian, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero dan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tentang reaktivasi jalur kereta api dalam kota Surabaya di Balai Kota Surabaya, Rabu (23/9). Penandatanganan PKS ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman alias Memorandum of Understanding (MoU) yang diteken pada 28 April lalu. Menteri Perhubungan (Menhub), Ignasius Jonan dalam sambutannya mengatakan, setelah dilakukannya penandatanganan PKS tersebut, pembagian tugas antar instansi menjadi lebih detail. Kemenhub akan melaksanakan pembangunan proyek menggunakan APBN. Lalu PT KAI kebagian tugas menyiapkan lahan untuk depo trem serta pengoperasionalan moda transportasi tersebut...