Skip to main content

PAM Surya Sembada Pasang Jaringan Pipa Gratis untuk Warga MBR di Jalan Kunti

SURABAYAIMediabidik.Com - Dalam upaya mendukung pemerataan akses air bersih di seluruh wilayah Kota Surabaya, Perumda Air Minum Surya Sembada melaksanakan program bantuan jaringan pipa gratis bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Melalui program ini, warga dapat memperoleh sambungan jaringan pipa tanpa dipungut biaya. 

Program bantuan jaringan pipa ini menargetkan pemasangan jaringan sepanjang 12 kilometer per tahun. Berdasarkan data per September 2025, realisasi program telah melampaui target, dengan total pemasangan mencapai 14,51 kilometer yang tersebar di berbagai wilayah Kota Surabaya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, pada 27 Oktober 2025, Tim Perumda Air Minum Surya Sembada bersama Diego Maulana Yusuf, Staf Senior Pelayanan Teknis Timur Zona 3, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pemasangan pipa di Jalan Kunti Nomor 29, Surabaya. Sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) perusahaan, pipa yang dipasang sepanjang 42 meter dengan diameter 100 milimeter.

Diego Maulana Yusuf menyebutkan cara pengajuan bantuan. "Warga yang belum memiliki jaringan pipa di depan rumah dapat mengajukan langsung ke Bagian Pemasaran Kantor Pusat Perumda Air Minum Surya Sembada. Program ini menyasar perkampungan dengan prioritas warga berpenghasilan rendah," ujarnya.

Warga setempat, Puji Winarti, turut merasakan manfaat dari program tersebut. Ia berinisiatif mengumpulkan 12 Kepala Keluarga (KK) warga Jalan Kunti yang belum memiliki sambungan PDAM dan mengajukan bantuan kolektif ke kantor pusat. Selain pemasangan pipa jaringan gratis untuk MBR, warga yang ingin memasang sambungan rumah dapat mengikuti program diskon Pasang Baru yang disediakan oleh perusahaan.

Sebelumnya, selama lebih dari 10 tahun warga setempat masih mengandalkan air sumur untuk kebutuhan sehari-hari, bahkan beberapa di antaranya harus membeli air dalam jeriken atau timba.

"Saya mewakili warga Jalan Kunti mengucapkan terima kasih kepada Perumda Air Minum Surya Sembada atas bantuan pemasangan pipa gratis ini. Kami sangat bersyukur karena kini jaringan pipa sudah masuk sampai depan rumah kami," tutur Puji Winarti sebagai koordinator warga. 

Melalui program bantuan pemasangan pipa gratis ini, Perumda Air Minum Surya Sembada berharap dapat terus memperluas jangkauan layanan air bersih bagi masyarakat Kota Surabaya, sekaligus mendukung peningkatan kualitas hidup warga melalui akses air minum yang layak dan terjangkau. (HUMAS Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Oknum Staf Kecamatan Dukuh Pakis Pungli KTP, KK dan Akte Kelahiran Rp 8.2 Juta

SURABAYA (Mediabidik) – Mahalnya biaya untuk pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran, itulah yang terjadi di kecamatan Dukuh Pakis Surabaya yang dialami oleh Sri Wulansari warga asal Kediri. Hanya ingin pindah tempat menjadi warga Surabaya dia harus mengeluarkan biaya Rp 8.2 juta kepada oknum staf kecamatan Dukuh Pakis yang bernama Sugeng, hanya menulis nama, alamat, tempat tanggal lahir dan nama orang tua di kertas kosong dia sudah mendapatkan KTP dan KSK Surabaya tanpa harus membawa surat pindah tempat dari Dispenduk Capil Kediri. Hal itu disampaikan Andi kerabat dari Sri Wulandari saat ditemui di kantor Humas pemkot Surabaya, Selasa (5/12) mengatakan, hanya dengan menyerahkan nama, tempat tanggal lahir dan orang tua sudah dapat KTP dan KSK Surabaya. "Untuk data cabut bendel dari Dispenduk capil dari Kediri tidak perlu, cukup hanya mengisi data nama, tempat tanggal lahir dan nama orang tua, janjinya seminggu jadi, ternyata sebulan lebih baru jadi. Untuk pembua...