Skip to main content

Mahasiswa Nanyang Polytechnic University Singapore dan UNAIR Pelajari Pengelolaan Air di IPAM Ngagel 

SURABAYAIMediabidik.Com– Perumda Air Minum Surya Sembada menjadi tujuan kunjungan industri Nanyang Polytechnic University Singapore bersama mahasiswa Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Airlangga di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Ngagel. Kunjungan ini diterima langsung oleh Hery Soesanto, Supervisor Pengolahan IPAM Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya, bersama jajaran staf.

Prof. Jeffry dari Nanyang Polytechnic menyampaikan kesannya setelah meninjau langsung area pengolahan air di IPAM Ngagel. "Ketika pertama kali berkeliling, saya terkesan dengan luasnya area dan keberhasilan pengelolaan air di IPAM Ngagel Surabaya. Jika dibandingkan dengan Singapura, proses pengolahan air di negara kami sebagian besar dilakukan di dalam ruangan dengan pemanfaatan bahan kimia yang lebih dominan. Sementara di sini, terdapat keunggulan tersendiri karena mampu memanfaatkan ruang yang luas untuk menerapkan metode alami dalam pengolahan air," ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh 11 mahasiswa Nanyang Polytechnic, 10 mahasiswa Universitas Airlangga, 2 dosen dari Nanyang Polytechnic, dan 2 dosen dari Universitas Airlangga. Melalui kunjungan tersebut, para mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai teknologi pengelolaan air bersih yang diterapkan di Kota Surabaya. Kegiatan ini sekaligus membuka kesempatan untuk menjalin relasi serta memperluas peluang kerja sama di masa depan, khususnya antarnegara di kawasan Asia Tenggara.

Para mahasiswa mengikuti rangkaian kunjungan lapangan di area IPAM Ngagel, disertai penjelasan dari pemandu mengenai sejarah pembangunan instalasi, tahapan proses pengolahan mulai dari pengambilan air baku di Sungai Surabaya hingga penyaringan, serta sistem distribusi air bersih kepada masyarakat.

Salah satu mahasiswa Nanyang Polytechnic, Muhammad Nur Waiz, juga menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengalaman berharga untuk memperdalam pengetahuan yang sedang dipelajarinya. "Sebagai mahasiswa yang menekuni bidang sains, saya perlu memahami lebih banyak tentang pengolahan air, mulai dari penggunaan bahan kimia, proses penyaringan, hingga berbagai metode lain yang dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan air bersih. Dari kunjungan ini, saya memperoleh wawasan baru yang sangat bermanfaat," ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Perumda Air Minum Surya Sembada berharap dapat memperkuat kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan, baik dari dalam maupun luar negeri, sekaligus mendorong generasi muda untuk semakin peduli terhadap pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

Tentang Nanyang Polytechnic University Singapore : 

Nanyang Polytechnic University Singapore atau Politeknik Nanyang, didirikan pada tahun 1992, adalah institusi pendidikan pasca sekolah menengah atas di bawah lingkup Kementerian Pendidikan di Singapura. 

(HUMAS Perumda Air Minum Surya Sembada Kota Surabaya) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...