Skip to main content

Warga RT 17 De Naila Gelar Lomba Makan Ikan dan Minum Susu untuk Cegah Stunting

GRESIKIMediabidik.Com - Warga RT 17 Perumahan De Naila Village, Driyorejo, Gresik merayakan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-80 dengan berbagai perlombaan. Salah satu lomba yang menarik ialah Makan Ikan dan Minum Susu Gratis yang digelar di Fasum RT 17 pada Minggu (10/8/2025).

Dalam lomba ini, tampak puluhan anak-anak mulai dari usia bayi, balita hingga remaja sangat antusias. Lomba Makan Ikan dan Minum Susu ini menjadi yang pertama kali digelar, dan ditaruh paling terakhir di antara lomba-lomba lainnya. Adapun lomba lain yang telah digelar ialah Makan Kerupuk, Balap Kelereng, Pindah Karet, Paku ke Botol hingga Peras Air Pakai Spon.

"Lomba Makan ikan dan minum susu ini diadakan sebagai bagian ajakan agar anak-anak gemar makan ikan dan pentingnya untuk tetap minum susu," ujar Ketua RT 17, Muhammad Ardiansyah Fajar Syahlillah.

Untuk jenis ikan yang dipilih, lanjut Fajar, pihaknya memilih ikan lele. Ia menyebut, berdasarkan data Daftar Kompoeisi Bahan Makanan (DKBM) dalam unggahan website Unair ikan lele memiliki kandungan gizi 18 gram protein, 3 gram lemak, 50 gram natrium, 237 miligram asam lemak omega-3, 337 miligram asam lemak omega-6 dan 5,6 gram zat besi.

Sementara untuk manfaatnya, menjaga kesehatan jantung dan fungsi otak yang baik, membantu menjaga kesehatan dan memperkuat tulang bayi, pertumbuhan dan perkembangan bayi, berperan besar dalam pembentukan sel darah merah, kesehatan otak, dan sintesis DNA.

"Tak hanya banyak manfaatnya, lele juga harganya ekonomis untuk dijadikan lomba di kalangan masyarakat," kata Fajar. "Untuk satu kilogram lele harganya Rp25 ribu, bisa dapat 10 - 12 ekor," tambah dia.

Selain lomba makan ikan, Fajar juga menyampaikan anak-anak akan mendapatkan susu yang telah disediakan. Pihaknya memilih susu full cream. Karena jenis susu ini mengandung lemak utuh. Susu ini kaya akan nutrisi seperti kalsium, protein, dan fosfor, yang bermanfaat untuk kesehatan tulang, fungsi otak, dan jantung.

Fajar berharap lomba ini bisa digelar secara luas di masyarakat. Karena dengan gerakan gemar makan ikan dan susu ini, bisa ikut mengkampanyekan pencegahan bahkan penurunan angka stunting. Terlebih saat ini pemerintah sedang getol menekan kasus stunting secara nasional.

"Karena makan bergizi tidak harus mahal. Dengan makan lele punya gizi yang tinggi. Pengolahannya pun mudah. Makan bergizi juga bisa dilakukan dari masyarakat untuk masyarakat. Tidak harus menunggu pemerintah," pungkasnya.(red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...