Skip to main content

Renovasi Hi-tech Mall Ditargetkan Selesai Sebelum HJKS ke-733

SURABAYAIMediabidik.Com - Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-733 pemkot Surabaya melakukan renovasi Hi-tech Mall khususnya di basement dan lantai dasar, untuk kegiatan kepemudaan dan UMKM. Saat ini progres pekerjaannya hampir mencapai delapan puluh persen, diharapkan pertengahan Mei atau akhir Mei sudah bisa difungsikan. 

Harindrayana Kabid Bagunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) kota Surabaya mengatakan, progres pkerjaan Hi-tech Mall saat ini sudah hampir mencapai delapan puluh persen, dengan target insha Alloh pertengahan atau akhir bulan Mei sudah bisa difungsikan. "Harapannya pak wali, pas HJKS sudah bisa beroperasi, mudah-mudahan sudah bisa." ujar Harindrayana, Selasa 28/4/2026).

Saat ini, tambah Harindrayana yang prioritas basement, basement itu didalamnya ada kegiatan-kegiatan kepemudaan dan UMKM dan itu pengerjaannya yang minor-minor yakni cuma partisi-partisian saja tidak sampai bangun tembok yang baru. 

Untuk tenant-tenant DPRKPP berkordinasi dengan Disbudporapar, yang ngisi disitu siapa saja kemudian DPRKPP membantu menyiapkan tempatnya, yang ngisi disitu banyak. Karena sifatnya macam-macam, ada yang berupa ruangan-ruangan, ada yang untuk open space, dan ada sport.

"Artinya itu tidak untuk ruangan partisian saja, ada open spacenya untuk kegiatan lainnya, misalnya untuk cafe, juga ada panggung-panggung. Selain itu juga ada untuk UKM dan macam-macam ini masih diakurasi oleh Disbudporapar." terang Harindrayana. 

Masih kata Harindrayana, kita kan lihat informasi dari teman-teman disbudporapar dan dinkopdag. Disitu juga ada beberapa OPD ikut andil dalam pengelolaan, pertama BPKAD yang berkaitan dengan sewa menyewa, kemudian Disbudporapar berkaitan dengan siapa saja yang nanti ngisi disitu, dan untuk UKM atau cafe-cafe itu Dinkopdag dan DPRKPP yang melaksanakan pembangunan fisiknya. 

"Empat OPD yang ikut andil disitu, yang besar dua OPD Disbudporapar dan DPRKPP, Disbudporapar yang ngisi tenan-tenannya DPRKPP yang mengerjakannya." ungkap Harindrayana. 

Lanjut Harindrayana, saat ini progres pekerjaan hampir delapan puluh persen basement dan lantai dasar, itu yang prioritas. Untuk bagian depan atau pintu masuk ke Hi-tech Mall rencananya ada cafe outdoor biar tidak terkesan monoton. "Posisi depan yang ada panggung itu yang akan digunakan untuk cafe outdoor, biar tambah rame juga untuk menarik pengunjung atau Gen Z kalau ada acara di Subex bisa masuk ke Hi-tech Mall untuk menghidupkan ekonomi disana," pungkasnya. 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah