Skip to main content

Dorong Konektivitas Digital, Bank Jatim akan Luncurkan JConnect Versi Terbaru

SURABAYA|Mediabidik.Com - Bank Jatim kembali menegaskan komitmennya dalam transformasi digital melalui penyelenggaraan Pre-Event Launching JConnect, yakni aplikasi perbankan digital terbaru yang dirancang untuk memberikan konektivitas tanpa batas bagi nasabah. 

Pre-Event Launching JConnect yang bertajuk Road to JConnect Zone ini, digelar di Kota Lama Surabaya, pada Sabtu (18/4/2026). Dan, dihadiri oleh Direktur Utama Bank Jatim Winardi Legowo, Direktur IT, Digital & Operasional Bank Jatim Wiweko Probojakti, Direktur Bisnis Mikro, Ritel & Usaha Syariah Bank Jatim Tonny Prasetyo, Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim RM Wahyu Kusumo Wisnubroto, dan Direktur Kepatuhan Bank Jatim Umi Rodiyah.

Winardi menjelaskan, bahwa inovasi merupakan nafas utama Bank Jatim. Transformasi digital Bank Jatim telah dimulai sejak tahun 2016 melalui peluncuran Bank Jatim Mobile Banking. Seiring perkembangan kebutuhan nasabah dan semangat untuk terus menghadirkan layanan yang lebih dekat dan terintegrasi, pada tahun 2021 dilakukanlah rebranding menjadi JConnect. Rebranding tersebut bukan sekadar perubahan nama, tetapi merupakan komitmen perseroan untuk menghadirkan konektivitas tanpa batas bagi masyarakat Jawa Timur dan Indonesia.

“Nah hari ini Bank Jatim secara resmi memperkenalkan JConnect versi terbaru. Pengembangan aplikasi ini sepenuhnya didasarkan pada voice of customers, yaitu aspirasi dan kebutuhan langsung dari para nasabah. JConnect hadir dengan 36 fitur baru yang lebih canggih sebagai langkah awal menuju visi besar Bank Jatim dalam membangun Super Apps terintegrasi,” tegas Winardi.

Beberapa fitur unggulan JConnect, antara lain login biometric, portofolio terintegrasi, top up e-wallet lengkap (OVO, GoPay, DANA, dan e-money), online complaint untuk transparansi layanan, card management untuk kontrol kartu debit secara mandiri, transfer terjadwal untuk transaksi rutin otomatis, hingga fitur personalisasi change theme dengan pilihan warna merah (semangat & energetik), hijau (tenang & harmonis), dan kuning (optimis & ceria).

Winardi menerangkan, saat ini jumlah pengguna terdaftar JConnect telah mencapai sekitar 1.025.000. “Dengan peluncuran versi terbaru ini, Bank Jatim menargetkan pertumbuhan signifikan hingga mencapai 2 juta pengguna terdaftar pada Desember 2026,” tegasnya.

Sebagai puncak dari rangkaian inovasi JConnect ini, Bank Jatim akan menggelar Grand Launching bertajuk JConnect Zone yang akan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Grand City Surabaya. Acara ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman langsung kepada nasabah melalui aktivasi aplikasi JConnect dan transaksi QRIS bersama berbagai merchant mitra. JConnect Zone akan menghadirkan berbagai aktivitas menarik, antara lain zona interaktif dan pengalaman digital perbankan, kolaborasi dengan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan merchant lifestyle unggulan, promo eksklusif bagi pengguna JConnect, talkshow literasi digital dan workshop, hiburan dari artis lokal dan nasional, hingga layanan publik seperti pembayaran pajak kendaraan dan medical check-up gratis. ”Acara selama tiga hari itu gratis untuk umum. Seluruh masyarakat dapat hadir untuk meramaikan JConnect Zone,” terang Winardi.

Adapun JConnect ditujukan untuk seluruh segmen nasabah, mulai dari ritel, UMKM, hingga korporasi. Aplikasi ini dirancang agar mudah digunakan, baik oleh generasi muda yang digital-native maupun masyarakat di daerah dengan keterbatasan akses layanan perbankan fisik. “Harapan kami, JConnect dapat menjadi platform digital perbankan pilihan utama bagi nasabah Bank Jatim. Tak hanya sebagai alat transaksi, tetapi juga sebagai solusi keuangan yang membantu masyarakat mencapai tujuan finansial mereka,” tutup Winardi. (rinto)

Caption: Bank Jatim menggelar Pre-Event Launching JConnect dengan tajuk Road to JConnect Zone. 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...