Skip to main content

Hidupkan Wisata Kalimas, Pemkot Surabaya Bangun Dermaga dan Pasang Lampu Hias

SURABAYAIMediabidik.Com– Dalam rangka mengoptimalkan wisata susur sungai, Pemkot Surabaya berencana akan merenovasi dermaga-dermaga mini sebagai gate pengunjung.

Kabid Tanah dan Bangunan DPRKPP Kota Surabaya, Harindrayana mengatakan, saat ini proyek peremajaan dermaga masih dalam proses, semoga tahun ini bisa selesai dikerjakan.

Harindrayana menjelaskan, proyek ini akan melibatkan tiga OPD yaitu, DLH, Disbudporapar, dan DPRKPP Kota Surabaya. Kami hanya bangun pedestriannya dan memperbaiki dermaga-dermaga sepanjang Kalimas, mulai dari Gubeng, Monkasel, Taman Prestasi, dan Sioala.

"Panjangnya kurang lebih dua kiloan lah, dan kita tambahan beberapa dermaga disitu. Intinya, menghidupkan Kalimas untuk wisata air, terutama wisata susur sungai dimalam hari,”ujar Harindrayana di Surabaya, Senin (20/04/2026).

Ia menjelaskan, proyek peremajaan dermaga baik di Taman Prestasi, WTC samping Monkasel, Gubeng, dan Siola, menelan anggaran Rp5 miliar. Dan akan dibangun ornamen-ornamen lampu hias, dan percantik pedestrian kanan-kiri di sepanjang dermaga.

Harindrayana menambahkan, untuk lampu-lampu yang mengerjakan DLH, sementara pedestriannya kita dibantu sama DSDABM Kota Surabaya.

"Jadi kami fokusnya kerjakan di pedestriannya. Contohnya, yang dermaga Taman Prestasi itu nanti pedestriannya kita percantik lagi,”terang Harindrayana.

Dirinya kembali menambahkan, untuk fasilitas perahu itu dikerjakan oleh Disbudporapar Kota Surabaya, baik penambahan perahu maupun memperbaikinya.

"Jadi, ada sekitar 4 dermaga yang akan kita bangun mulai dari dibawah Jembatan Gubeng, Monkasel, Taman Prestasi, hingga sungai dekat Sioala,”bebernya.

Lebih jauh Harindrayana mengatakan, setelah peremajaan dermaga Kalimas selesai nanti akan disediakan jet ski untuk wisatawan. Jadi, pengunjung yang ingin wisata susur sungai dengan jet ski sudah kita sediakan, tapi itu nanti Disbudporapar yang menyediakan.

"Seperti jet ski yang ada di objek wisata Romokalisari Land, hanya bedanya kalo di Romokalisari itu langsung pantai, sementara di Kalimas hanya sungai,” pungkasnya. 

Terkait lampu-lampu, kata Harindrayana, nanti akan dipasang disepanjang susur sungai Kalimas, dan jika malam hari saat wisatawan susur sungai nampak indah dengan lampu-lampu disepanjang sungai.

"Hanya saja memang pengawasannya harus ketat, karena selama ini ada lampu yang dicuri oleh orang yang tidak bertanggungjawan. Tapi lampu kewenangannya adalah DLH, bukan kami di DPRKPP Kota Surabaya,”pungkasnya. (red)

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah