Skip to main content

Pansus LKPJ Soroti Proyek Pavingisasi yang Bersumber dari Dana Kelurahan 2025

SURABAYAIMediabidik.Com - DPRD kota Surabaya menggelar rapat Panitia Khusus (Pansus) tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 DPRD Kota Surabaya menyoroti pelaksanaan sejumlah program pembangunan, khususnya proyek pavingisasi yang bersumber dari dana kelurahan.

Sekretaris Pansus LKPJ 2025, Syaifuddin Zuhri, menegaskan bahwa pembahasan LKPJ tidak hanya berfokus pada laporan administratif, tetapi juga harus mencerminkan realisasi kinerja nyata di lapangan.

“Kita tidak hanya melihat laporan administratif, tetapi juga bentuk nyata di lapangan. Harus ada kesesuaian antara perencanaan dan hasil pekerjaan,” ujarnya usai rapat pansus, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, setiap pekerjaan yang tidak memenuhi target maupun standar kualitas akan menjadi bahan evaluasi. Hasil evaluasi tersebut akan digunakan sebagai referensi dalam penyusunan perubahan anggaran agar program pembangunan ke depan lebih tepat sasaran.

Syaifuddin mengungkapkan, sektor pavingisasi menjadi salah satu perhatian serius pansus. Berdasarkan temuan lapangan serta laporan masyarakat, masih terdapat proyek yang dinilai belum optimal.

“Kita akan dalami berbagai isu, termasuk aduan masyarakat. Dana kelurahan bertujuan mempercepat pembangunan lingkungan, sehingga hasilnya harus benar-benar dirasakan warga,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa dana kelurahan merupakan amanah regulasi yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri), dengan alokasi minimal sebesar 4 persen dari APBD.

Dalam proses evaluasi, pansus menekankan pentingnya pengawasan dari dinas terkait dan camat sebagai penanggung jawab kegiatan di wilayah. Monitoring yang optimal dinilai menjadi kunci dalam menjaga kualitas pembangunan.

“Harus dimonitor oleh dinas dan camat. Kita akan cek apakah pelaksanaannya sudah baik atau masih ada kendala. Dari situ kita berikan masukan untuk perbaikan,” jelasnya.

Selain itu, Syaifuddin menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang terintegrasi, khususnya antara proyek pavingisasi dan sistem drainase.

Ia menilai, berbagai persoalan di lapangan kerap muncul akibat pembangunan yang tidak terhubung secara menyeluruh, terutama dalam hal aliran air.

“Perencanaan harus dari hulu ke hilir dan terintegrasi dengan program dinas. Jangan sampai pembangunan tidak nyambung sehingga manfaatnya tidak maksimal,” katanya.

Menurutnya, aspek teknis seperti elevasi dan arah aliran air harus diperhatikan agar pembangunan tidak justru memicu genangan hingga banjir.

“Jangan hanya membangun fisik, tetapi harus melihat kebutuhan lingkungan, terutama saluran airnya ke mana. Ini penting agar tidak menimbulkan masalah baru,” imbuhnya.

Ke depan, Pansus LKPJ akan menginventarisasi berbagai temuan dan masukan sebagai bahan rekomendasi kepada pemerintah kota, camat, hingga lurah.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan program dana kelurahan berjalan sesuai tujuan, yakni mempercepat pembangunan lingkungan secara efektif, tepat sasaran, dan berkualitas.

“Kalau tidak terintegrasi, justru akan menimbulkan masalah baru. Maka fungsi dan tujuan pembangunan harus benar-benar tercapai,” pungkasnya. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...