Skip to main content

Tunggu Surat Rekomendasi Gubernur, Pelantikan Ketua DPRD Surabaya Diperkirakan Tanggal 4 Mei,

SURABAYAIMediabidik.Com - Proses pergantian Ketua DPRD Kota Surabaya ditargetkan rampung pekan depan. Syaifuddin Zuhri memastikan pelantikan peresmian dapat dilaksanakan pada Senin, 4 Mei 2026, setelah surat rekomendasi DPRD mendapat jawaban dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Menurut Kaji Ipuk, sapaan Syaifuddin Zuhri, surat rekomendasi DPRD sudah dikirimkan melalui Wali Kota Surabaya kepada Gubernur Jatim dengan batas waktu proses administratif selama  tujuh hari kerja. Dia mengakui kalender Mei yang dipenuhi hari libur menjadi tantangan, sehingga pihaknya berharap Gubernur segera memberikan rekomendasi.

“Surat resmi dari DPP PDI-P yang merekomendasikan saya menggantikan Pak Adi sudah sampai di DPRD melalui DPD dan DPC. Saat ini tinggal menunggu rekomendasi Gubernur sebagai dasar paripurna secara de facto,”ujar dia Senin (27/4/2026).

Setelah dilantik, Kaji Ipuk menegaskan DPRD akan memaksimalkan fungsi kontrol terhadap pelaksanaan APBD 2026. Dia menjelaskan, pembahasan APBD 2026 telah selesai dan disahkan pada Desember 2025, sehingga tugas DPRD ke depan lebih pada pengawasan agar program yang sudah diputuskan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Tugas fungsi DPRD ada tiga: membuat peraturan daerah, membahas APBD, dan melakukan kontrol terhadap APBD. Tahun ini kita belum masuk pembahasan, jadi tinggal memantau dan memastikan pelaksanaan program berjalan maksimal untuk kepentingan rakyat,”tegas dia.

Lebih jauh, Kaji Ipuk menekankan bahwa kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan. “Kami yakin seluruh anggota DPRD mencintai rakyat lebih dari dirinya sendiri. Apa pun yang kami rancang harus untuk kepentingan rakyat,”tegas dia.

Terkait struktur pimpinan Komisi A atau  posisi Sekretaris Komisi A yang ditinggalkan, Kaji Ipuk menyebut PDI-P  telah membahas secara internal maupun dengan fraksi lain. Posisi Sekretaris Komisi A rencananya akan diisi oleh Anas Karno yang baru dilantik menjadi DPRD Kota Surabaya melalui Penggantinya Antar Waktu (PAW) almarhum Adi Sutarwijono, mengingat kursi pimpinan Komisi A tetap menjadi jatah PDI-P," pungkas Kaji Ipuk yang juga Sekretaris DPC PDI-P Surabaya. (KBID-BE/red) 

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah