Skip to main content

Gelar Gladih Resik, Menjelang Pelantikan Anggota DPRD Kota Surabaya Periode 2024-2029

SURABAYAIMediabidik.Com - Menjelang pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya yang dijadwalkan pada 24 Agustus 2024, panitia pelaksana melakukan gladik resik sebagai persiapan akhir. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh aspek acara berjalan dengan lancar dan sesuai rencana.

Gladik resik yang dilaksanakan di Gedung DPRD Kota Surabaya Jl Yos Sudarso pada hari Kamis pagi, (22/8/2024) melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk tim teknis, petugas protokol, serta perwakilan dari masing-masing fraksi DPRD yang baru. Kegiatan ini mencakup simulasi proses pelantikan, pengaturan tempat duduk, serta penataan perangkat acara.

Kumbang Wilis Rimboto, Kepala Bagian Informasi dan Protokol DPRD Kota Surabaya, menyatakan pentingnya gladik resik untuk menghindari kemungkinan kendala pada hari H.

"Kami ingin memastikan setiap detail telah dipersiapkan dengan baik. Gladik resik ini adalah kesempatan bagi kami untuk mengevaluasi dan memperbaiki setiap aspek teknis sebelum pelantikan resmi," ujarnya.

Acara pelantikan yang akan datang akan dihadiri oleh pejabat daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga anggota DPRD yang dilantik. 

"Prosesi pelantikan akan melibatkan pengambilan sumpah dan pelantikan anggota DPRD yang baru terpilih. Selain itu, akan disampaikan sambutan dari pimpinan daerah dan agenda penting lainnya," ungkapnya.

Panitia pelaksana memastikan bahwa semua persiapan, mulai dari pengaturan tempat, pengamanan, hingga kelancaran acara, telah diperiksa dengan seksama. Gladik resik ini merupakan langkah terakhir sebelum pelantikan resmi dan diharapkan dapat memberikan kepastian serta kesiapan penuh untuk acara yang akan dilaksanakan.

"Dikarenakan ruang pelantikan terbatas, maka wartawan yang akan meliput acara dibatasi hingga 20 orang memakai id card DPRD kota Surabaya dengan sistem bergantian. Panitia juga menyiapkan layar lebar di luar ruang sidang untuk para tamu," ujarnya.

Tempat untuk undangan disiapkan di lantai 1 untuk organisasi perangkat daerah (OPD) dan keluarga dewan yang baru, lantai 2 untuk ramah tamah anggota dewan yang baru dan lama, serta lantai 3 untuk tamu dari keluarga DPRD Kota Surabaya dan para undangan, tambahnya.

Panitia juga menyediakan fotografer profesional bagi media dalam dan luar kota yang memerlukan foto acara pelantikan. Untuk keperluan ini.

"Pihak yang berminat dapat melihat di website resmi DPRD Kota Surabaya, www.dprd.surabaya.go.id," pungkas Kumbang. (red)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Oknum Staf Kecamatan Dukuh Pakis Pungli KTP, KK dan Akte Kelahiran Rp 8.2 Juta

SURABAYA (Mediabidik) – Mahalnya biaya untuk pengurusan KTP, KK dan Akte Kelahiran, itulah yang terjadi di kecamatan Dukuh Pakis Surabaya yang dialami oleh Sri Wulansari warga asal Kediri. Hanya ingin pindah tempat menjadi warga Surabaya dia harus mengeluarkan biaya Rp 8.2 juta kepada oknum staf kecamatan Dukuh Pakis yang bernama Sugeng, hanya menulis nama, alamat, tempat tanggal lahir dan nama orang tua di kertas kosong dia sudah mendapatkan KTP dan KSK Surabaya tanpa harus membawa surat pindah tempat dari Dispenduk Capil Kediri. Hal itu disampaikan Andi kerabat dari Sri Wulandari saat ditemui di kantor Humas pemkot Surabaya, Selasa (5/12) mengatakan, hanya dengan menyerahkan nama, tempat tanggal lahir dan orang tua sudah dapat KTP dan KSK Surabaya. "Untuk data cabut bendel dari Dispenduk capil dari Kediri tidak perlu, cukup hanya mengisi data nama, tempat tanggal lahir dan nama orang tua, janjinya seminggu jadi, ternyata sebulan lebih baru jadi. Untuk pembua...