Skip to main content

Dukung Kemajuan Dunia Pendidikan, Bank Jatim dan UK Petra Teken MoU 

SURABAYA|Mediabidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) secara resmi telah menandantangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Kristen (UK) Petra.

MoU yang ditandatangani, yaitu tentang Kerja Sama Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pengembangan Sumber Daya Manusia serta Layanan Jasa Keuangan. 

MoU tersebut diteken oleh Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Jatim Agus Sastriono dan Rektor Universitas Kristen Petra Prof Dr Ir Djwantoro Hardjito MEng, di Ruang Rapat Universitas (RRU), pada Selasa (17/6/2025).

Corporate Secretary Bank Jatim Fenty Rischana K menjelaskan, ruang lingkup rencana kerja sama yang akan dilakukan meliputi berbagai hal. Mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan dan pemberdayaan sumber daya manusia, serta layanan jasa keuangan dalam bentuk funding maupun lending. "Kerja sama ini  merupakan dari bagian komitmen Bank Jatim untuk mendukung sektor pendidikan agar memperoleh layanan perbankan yang mudah dan inovatif. Selain itu, MoU ini juga menandai sinergi yang lebih erat antara Bank Jatim dengat UK Petra. Kami sangat bersyukur bisa menjadi bagian mitra kerja sama dengan UK Petra," terangnya.

Menurut Fenty, Bank Jatim berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat. Oleh karena itu, kerja sama di bidang pendidikan dan pengabdian ini sejalan dengan komitmen Bank Jatim tersebut. Fenty berharap dengan adanya kolaborasi antara Bank Jatim dan UK Petra dapat semakin meningkatkan optimalisasi pengelolaan layanan keuangan menggunakan layanan perbankan Bank Jatim, seperti JConnect dan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki kedua belah pihak demi kemajuan bersama. 

"Kami senantiasa selalu membuka ruang kolaborasi dan sinergi untuk memberikan solusi serta pelayanan optimal kepada para pelaku di lembaga pendidikan sekaligus sebagai proses transfer ilmu pengetahuan atau produk jasa antara pihak kampus dengan bank. Semoga sinergitas ini dapat memberikan kontribusi positif untuk bangsa dan negara," paparnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Kristen Petra Prof Dr Ir Djwantoro Hardjito MEng menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim yang sudah menjalin kerja sama dengan UK Petra, terutama dalam layanan transaksi perbankan bagi mahasiswa, tenaga pendidikan, dan dosen. "Terima kasih atas kepercayaan Bank Jatim yang sudah berkolaborasi dalam mendukung UK Petra di bidang pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan layanan jasa keuangan," katanya.

Djwantoro Hardjito meyakini kerja sama tersebut bisa memberikan manfaat positif bagi UK Petra dan Bank Jatim serta masyarakat secara luas. Sebab, menurutnya, sebuah universitas tak bisa berjalan sendiri, sehingga diharapkan bisa bekerja sama dengan berbagai pihak. "Kita perlu bermitra dengan industri untuk tetap menjalankan Tri Dharma. Semoga kerja sama ini bisa memberikan kontribusi nyata bagi UK Petra, Bank Jatim, dan bagi bangsa," tegasnya. (rinto)

Caption: Vice President Hubungan Kelembagaan Bank Jatim Agus Sastriono dan Rektor Universitas Kristen Petra Prof Dr Ir Djwantoro Hardjito MEng perlihatkan dokumen MoU usai diteken bersama. 


Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...