Skip to main content

Bank Jatim Salurkan Bantuan CSR ke Pemkot Mojokerto dan Pemkab Sumenep

MOJOKERTO|Mediabidik.Com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) terus mendukung berbagai program pemerintah daerah demi kemajuan bersama. Hal tersebut diwujudkan dengan memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada Pemerintah Kota Mojokerto berupa satu unit mobil angkutan sekolah gratis. 

Penyerahan CSR dilakukan secara simbolis oleh Direktur Operasi Bank Jatim Arif Suhirman kepada Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di PLUT Maja Citra Kinarya Mojokerto, pada Sabtu (9/12/2023).
 
Arif menjelaskan, pemberian mobil angkutan sekolah ini, bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, khususnya kepada siswa-siswi Kota Mojokerto yang membutuhkan transportasi ke sekolah. "Semoga dengan adanya mobil ini, bisa semakin mempermudah siswa untuk berangkat sekolah, termasuk yang berada di daerah sulit transportasi. Jadi, semua siswa-siswi di Kota Mojokerto bisa semakin semangat dalam proses belajar di sekolah," tuturnya.
 
Arif melanjutkan, mobil angkutan sekolah gratis tersebut, diharapkan bisa memberi perubahan bagi masyarakat di Mojokerto, terutama bidang pendidikan. Sehingga Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Mojokerto dapat semakin maju dan semakin semangat dalam menggapai cita-cita yang diimpikan. 

Menurutnya, di dalam program CSR yang terpenting bukan pada nilai dari sebuah bantuan, namun bagaimana kemudian realisasi CSR terwujud untuk kepentingan bersama demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

"Ini juga sebagai bukti, bahwa kami sangat memperhatikan dunia pendidikan. Semoga kerja sama Bank Jatim dengan Pemkot Mojokerjo dapat terus berjalan dan semakin baik ke depannya," tegasnya.

Sementara itu, di hari yang sama, dilain tempat, juga berlangsung penyerahan CSR, yakni di Sumenep. Bantuan CSR yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sumenep, yaitu 20 unit kendaraan listrik, 12 unit mobil golf, dan 40 unit tenda UMKM. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Direktur Manajemen Risiko Bank Jatim Eko Susetyono kepada Bupati Sumenep Achmad Fauzi, pada Sabtu malam (9/12/2023).
 
Eko mengatakan, bantuan kendaraan listrik dan mobil golf ini akan digunakan di Kepulauan Gili Iyang Sumenep untuk melengkapi sarana prasarana agar para wisatawan yang berkunjung ke sana dapat menikmati wisata keliling dengan kendaraan yang ramah lingkungan itu. Mengingat Gili Iyang merupakan objek wisata dengan dengan tingkat oksigen terbaik nomor dua di dunia, sehingga kendaraan listrik sangatlah cocok untuk dipakai  di daerah tersebut, karena tak menimbulkan polusi udara.
 
Menurut Eko, Gili Iyang memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan, khususnya dalam sektor pariwisata dan industri kreatif. Apabila dioptimalkan, tentu saja akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi setempat. "Nah, untuk memajukannya otomatis dibutuhkan perhatian dan kepedulian banyak pihak. Maka dari itu, kami berterima kasih kepada Pemkab Sumenep, karena Bank Jatim diberi kesempatan untuk berkontribusi mengembangkan pariwisata Gili Iyang," paparnya.
 
Selain kendaraan listrik, sebagai wujud tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, Bank Jatim juga memberikan bantuan CSR berupa tenda Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kepada Pemkab Sumenep melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumenep. 

Hal tersebut sebagai bentuk dukungan serta optimalisasi pada kegiatan UMKM sebagai salah satu penopang sektor perekonomian dan sekaligus digunakan untuk penggantian tenda pedagang yang rusak. Sehingga para pedagang akan merasa lebih nyaman dalam bekerja, terutama saat musim penghujan.
 
Menurut Eko, sektor UMKM harus sepenuhnya mendapat dukungan dari semua pihak. Maka dari itu, Bank Jatim selama ini tak hanya memberikan support di bidang pendanaan saja, tetapi juga menghadirkan solusi bagi perkembangan UMKM di Jawa Timur, baik pada sisi promosi maupun akses pasar. "Memberikan akses promosi untuk UMKM adalah faktor penting yang harus dilakukan, bila ingin produk-produk UMKM Sumenep ini bisa dikenal oleh masyarakat luas dan memiliki daya beli yang kuat.  Sehingga diharapkan bantuan tenda untuk Kabupaten Sumenep ini, dapat menciptakan peningkatan ekonomi masyarakat," tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumenep Achmad Fauzi mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bank Jatim atas bantuan yang diberikan. "Semoga kerja sama ini, ke depannya dapat terus ditingkatkan. Kami akan manfaatkan bantuan ini dengan sebaik-baiknya untuk mendukung dan melayani masyarakat, terutama dalam hal peningkatan pariwisata, dan mewujudkan UMKM naik kelas serta berdaya saing tinggi," ungkapnya. (rinto)

Caption: Bank Jatim Salurkan Bantuan CSR ke Pemkot Mojokerto berupa mobil angkutan sekolah gratis (foto 1), dan Bank Jatim Salurkan Bantuan CSR ke Pemkab Sumenep di antaranya berupa mobil golf untuk sarana pariwisata di Gili Iyang (foto 2).

Comments

Popular posts from this blog

Tahun Depan, RS BDH Dilengkapi Fasiltas Medician Nuklir

SURABAYA (Mediabidik) - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mematangkan desain dan konsep fasilitas kedokteran nuklir di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bhakti Dharma Husada (BDH). Bahkan, pemkot sudah menargetkan tahun 2020 nanti, rumah sakit itu sudah dilengkapi fasilitas tersebut. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan menurut data selama ini, pasien-pasien yang membutuhkan penanganan selalu keluar kota, terutama pasien penyakit kanker. Sebab, di Surabaya hanya ada di RSU Dr Soetomo. Makanya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Dinkes untuk menyediakan fasilitas kedokteran nuklir ini demi warga Kota Surabaya. "Itu lah mengapa kita buat kedokteran nuklir ini, supaya warga Surabaya tidak perlu keluar kota untuk mendapatkan pelayanan ini," kata kata Feni-sapaan Febria Rachmanita saat jumpa pers di kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (23/10/2019). Menurut Feni, jumlah pederita penyakit kanker payu darah tahun 2018 mencapai 5.63

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh

Dampak Cuaca Ekstrem, Dewan Desak Pemkot Monitoring Seluruh Papan Reklame

Mediabidik.com - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Arif Fathoni meminta kepada tim reklame pemkot Surabaya, supaya melakukan monitoring dan evaluasi terhadap keberadaan seluruh papan reklame di Surabaya. Monitoring dan evaluasi itu penting dilakukan untuk mengantisipasi papan reklame yang roboh akibat cuaca ekstrem. "Monitoring itu untuk mengetahui papan reklame yang tidak berijin atau masa berlaku ijinnya sudah habis" jelasnya disela acara pertemuan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Surabaya di gedung baru DPRD Surabaya, Selasa (07/01/2020). Thoni menegaskan Satpol PP harus tegas melakukan penertiban terhadap papan reklame yang ilegal itu. "Kami mendesak Satpol PP potong reklame ilegal. Kami banyak menerima informasi masyarakat akan keberadaan papan reklame yang tidak berijin" tegasnya. Pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar ini menekankan, kalau penertiban itu perlu dilakukan, pasca peristiwa pohon tumbang yang mengakibatkan 2 korban meni