Skip to main content

Raperda Perdagangan dan Perindustrian Ditargetkan Akhir November Selesai


Mediabidik.com
- Pembahasan Raperda Perdagangan dan Perindustrian antara Pansus Raperda dan pemkot Surabaya belum memasuki tahap finalisasi. Pasalnya masih ada 3 poin yang harus dirubah.

Endy Suhadi Wakil Ketua Pansus Raperda Perdagangan dan Perindustrian mengatakan, perubahan Raperda kaitannya dengan perda perdagangan perindustrian itu kita bahas dengan teman - teman pansus dan pemkot Surabaya. Itu mengenai agar kita mengedepankan aturan - aturan yang baru. 

"Nanti sebelum menjadi peraturan daerah (Perda), bahwa kaitan dengan jarak lebar jalan dan sebagainya. Kami minta teman teman eksekutif (pemkot) pembahasan Raperda ini setelah menjadi peraturan daerah bisa dilaksanakan dengan baik sesuai dengan aturan yang dibikin. "ucap Endy kepada media ini, Rabu (10/11/2021).

Tadi ada pembahasan, kata Endy kaitan dengan jarak panjangnya 1,5 km, jadi pimpinan pansus minta supaya jarak itu ditambah, supaya toko - toko yang ada dilingkungan masyarakat tetap mengeliat dan bisa beroperasi dengan semestinya, seperti pada saat-saat yang dulu. 

"Kita tau semuanya kondisi toko-toko kecil atau toko kelontong diwilayah perkampungan dengan menjamurnya toko swalayan atau indomaret, alpa mart seperti sekarang ini. Hampir, bisa dikatakan 95 % mematikan usaha - usaha kecil dilingkungan perkampungan. Itu di ingatkan oleh teman - teman Pansus pusat perbelanjaan dan perdagangan. "terang Endy. 

Politisi dari fraksi Gerindra ini menambahkan, pembahasan ini sudah cukup lama karena dampak pandemi juga adanya pembaruan Undang-undang Cipta Kerja, kita menunggu sekitar satu tahun dan ini sudah selesai dan kita bahas secara maraton, mengingat batas waktu sampai ahkir bulan November besok harus sudah selesai. 

"Dan poin - poin yang kita lakukan yaitu, bagaimana supaya masyarakat kecil usahanya mengeliat lagi, ketika aturan - aturannya nanti diberlakukan. "imbuhnya. 

Lebih lanjut dia menjelaskan, ketika nanti di paripurna kan dan sudah selesai, setelah itu mungkin sudah bisa dilaksanakan dilapangan, sesuai dengan peraturan yang sudah kita bahas bersama. 

Saat ditanya poin apa saja yang paling krusial. Dia menjelaskan, tentang poin ketenagakerjaan yaitu, bagaimana kita memberikan satu jaminan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga asli kota Surabaya bagaimana mendapatkan suatu pekerjaan dikotanya sendiri, tidak seperti sekarang.

"Setelah kita maping disuatu tempat dengan tempat lainnya, hampir secara keseluruhan ini paling banyak yang bekerja dari daerah luar kota Surabaya. Artinya kalau ada toko swalayan atau kegiatan - kegiatan yang mendatangkan tenaga kerjaan, paling tidak warga disekitarnya harus terakomodir. Itu kaitannya dengan mengatasi pengangguran di kota Surabaya agar dapat diminimalisir. "pungkasnya. 

Di waktu yang sama Wiwik Widyawati Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian kota Surabaya mengatakan, pembahasan Raperda ini belum final karena masih adanya masukan 3 poin dari pansus yang harus dirubah. 

"Kaitannya dengan pasar tradisional, penataan pusat perbelanjaan, juga termasuk dengan toko - toko swalayan. "ucap Wiwik.  (pan) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Persiapan PON XXI 2024, KONI Jatim Evaluasi dan Finalisasi Atlet dan Pelatih

SURABAYA|Mediabidik.Com – Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim), melakukan evaluasi dan finalisasi atlet dan pelatih, persiapan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2024 Aceh-Sumatera Utara.  Evaluasi dan finalisasi atlet serta pelatih ini, dilakukan dengan melakukan pemanggilan terhadap cabang olahraga (cabor) penghuni Puslatda. Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil mengatakan, kegiatan ini fokusnya adalah untuk mengonfirmasi persiapan terakhir seluruh cabor sebelum PON XXI digelar pada September nanti. Dari hasil itu, nantinya KONI Jatim akan menelaah lebih dalam terkait peluang cabor di PON. "Khan ada hasil akhir (pertandingan), track record anak-anak tercatat beberapa kali kemenangan, prestasi, dan tingkat kemenangannya pada level apa," kata Nabil, pada Selasa 9 Juli 2024.  Karena itu, dalam finalisasi ini, KONI Jatim akan mengonfirmasi dan membandingkan dengan data tes fisik dan hasil prestasi yang ada untuk menentukan nama atlet yang dipasti...

Ketua KONI Jatim: Triathlon akan Dipertandingkan di PORPROV 2025

SURABAYA|Mediabidik.Com – Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia Jawa Timur (KONI Jatim) Muhammad Nabil mengumumkan, bahwa triathlon akan menjadi salah satu cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX/2025 di Malang Raya. Dalam pernyataannya, M Nabil menekankan pentingnya multi ajang ini, sebagai sarana rekrutmen atlet menjelang SEA Games 2025 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).  "Sudah saya pastikan, bahwa triathlon akan dipertandingkan di Porprov Malang Raya. Ini adalah langkah strategis untuk rekrutmen, agar kita bisa mempertahankan atau bahkan meningkatkan prestasi yang ada," ujar M Nabil, pada acara pelantikan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Jatim, di Surabaya, Sabtu (2/11/2024) siang. Untuk mencapai tujuan tersebut, KONI Jatim meminta Ketua Pengprov FTI Jatim Anastasia Kirana membuat triathlon makin semarak...