Skip to main content

Pengurus Orado Surabaya Pinang Arif Fathoni Sebagai Dewan Pembina

SURABAYAIMediabidik.Com – Pengurus Kota Olahraga Domino Indonesia (Orado) Surabaya melakukan audiensi dengan Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, pada Senin (16/3). Kunjungan ini sekaligus bertujuan untuk meminang pria yang akrab disapa Toni tersebut sebagai Dewan Pembina Orado Surabaya.

Ketua Orado Surabaya, Rio Gahari, menyampaikan bahwa kehadiran Arif Fathoni diharapkan mampu memberikan warna baru bagi organisasi. Terlebih, Orado Surabaya memiliki latar belakang anggota yang sangat beragam, mulai dari pengusaha, notaris, profesional, karyawan, atlet, hingga buruh.

"Hari ini kami audiensi sekaligus melamar beliau untuk menjadi Dewan Pembina Orado Surabaya. Selain Pak Arif Fathoni, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) juga telah menjadi bagian dari Dewan Pembina kami," ujar Rio saat ditemui di gedung DPRD Surabaya hari ini.

Rio menjelaskan, Orado Surabaya membawa visi besar melalui tagline "Memintarkan Indonesia". Fokus utama organisasi saat ini adalah mengubah stigma negatif masyarakat yang selama ini sering mengaitkan domino dengan aktivitas kurang bermanfaat atau perjudian.

"Kami memiliki visi yang sama dengan Pak Wakil Ketua DPRD, yaitu membalikkan stigma negatif itu menjadi olahraga positif. Domino adalah olahraga otak yang menguji daya pikir dan daya ingat, yang sebenarnya sangat bisa diimplementasikan dalam kehidupan nyata," tambah Rio.

Menanggapi hal tersebut, Arif Fathoni menyambut baik langkah Orado Surabaya. Ia setuju bahwa olahraga domino perlu mendapatkan tempat sebagai cabang olahraga prestasi yang mengandalkan intelektualitas, sehingga citra negatif yang melekat perlahan bisa hilang melalui pembinaan yang tepat dan terstruktur.(red) 


Foto : Rio Gahari Ketua Orado Surabaya dan wakil ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Sugiantoro)

Comments

Popular posts from this blog

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...