Skip to main content

Gelar Kejurcab Perdana, Orado Surabaya Siap Cetak Atlet Unggulan Menuju Kejurnas

SURABAYAIMediabidik.Com– Organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado) Kota Surabaya bersiap menggelar Kejuaraan Cabang (Kejurcab) pertamanya. Ajang ini menjadi langkah awal yang krusial bagi para atlet domino di Kota Pahlawan untuk menembus kasta kompetisi nasional.

Ketua Umum Orado Surabaya, Rio Gahari, menjelaskan bahwa Kejurcab ini merupakan syarat wajib bagi para atlet untuk bisa berlaga di tingkat yang lebih tinggi. Nantinya, para pemenang di tingkat kota akan menjadi wakil resmi Surabaya untuk bertanding di tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Di tingkat provinsi, wakil dari 38 kota dan kabupaten se-Jawa Timur akan bertanding. Pemenang dari sana akan mewakili Jawa Timur untuk maju ke Kejuaraan Nasional (Kejurnas) yang rencananya digelar pada 25 Mei 2026 di Bogor," ujar Rio.

Kejurcab ini terasa spesial karena menjadi event perdana sejak Orado resmi dideklarasikan pada Januari 2026 lalu di Jakarta. Deklarasi pusat tersebut dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Menpora, Erick Thohir, hingga Ketua KONI Pusat.

Meski merupakan organisasi yang relatif baru, antusiasme peserta sangat tinggi. Rio mengungkapkan bahwa pendaftar sebenarnya melampaui kuota, namun pihaknya memutuskan untuk membatasi jumlah peserta agar kompetisi tetap kompetitif dan terkontrol.

"Untuk saat ini kami batasi menjadi 32 tim. Antusiasmenya luar biasa, yang mendaftar lebih dari 40 tim, namun kami pilih yang hadir saat Technical Meeting (TM) kemarin," lanjutnya.

Melalui turnamen ini, Rio berharap Surabaya bisa terus melahirkan bibit-bibit atlet domino yang berkualitas.

"Harapan kami, kegiatan ini bisa menciptakan atlet-atlet baru yang terbaik di Surabaya, sehingga mereka mampu mengharumkan nama kota dan mewakili Provinsi Jawa Timur di kancah nasional melawan provinsi lain se-Indonesia," pungkas Rio.(red) 


Foto : Ketua umum Orado Surabaya Rio Gahari saat meninjau latihan Atlet Orado. (Sugiantoro)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Komisi B Dorong Pemkot Naikan APBD Surabaya Rp10 T

SURABAYA (Mediabidik) – Komisi B mendorong pemerintah kota (Pemkot) Surabaya untuk menaikan APBD 2019 naik menjadi Rp10 triliun. "Kemarin dari Rp9.9 triliun sekarang kita dorong menjadi Rp10 triliun," ujar Luthfiyah Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, Rabu (02/10/2019) siang. APBD Rp10 triliun, Politisi Gerinda ini meminta Pemkot untuk mempersiapkan pembahasannya seperti apa untuk Rp10 triliun ini. "Akan kita tanyain mereka (pemkot) siap apa tidak, karena kita mendorong untuk kesana, insya allah kata mereka siap," paparnya. Untuk itu, pihaknya segera akan mengundang semua dinas - dinas terkait, untuk membahas APBD Rp10 triliun ini. "Untuk BUMD nya besok Senin kita diundang," pungkasnya. (pan) Foto : Ketua Komisi B DPRD Surabaya Lutfiyah