Skip to main content

Mekanisme Pengisian Jabatan Ketua DPRD Surabaya Menunggu Langkah DPP PDI-P

SURABAYAIMediabidik.Com - Kursi Ketua DPRD Kota Surabaya hingga kini masih kosong pasca wafatnya Adi Sutarwijono (Awi). Kekosongan posisi strategis tersebut memunculkan perhatian publik, terutama terkait siapa sosok yang akan melanjutkan kepemimpinan lembaga legislatif di Kota Pahlawan.

Penentuan pengganti ketua DPRD sepenuhnya menjadi kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Seluruh nama kandidat dari tingkat kota telah diserahkan, dan saat ini proses penetapan masih menunggu keputusan resmi dari partai pemenang pemilu tersebut.

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni, menegaskan bahwa pihaknya menghormati mekanisme yang berlaku di internal PDI Perjuangan. Menurutnya, hingga saat ini DPRD Surabaya belum menerima surat resmi terkait penunjukan ketua definitif.

"Jadi itu haknya teman-teman PDI-P. Sepanjang kami belum menerima surat, tentu kami menunggu proses dari mereka," ujar Fathoni saat ditemui seusai rapat paripurna, Senin (30/3/2026).

Meski kursi ketua masih kosong, Fathoni memastikan roda pemerintahan di DPRD tetap berjalan normal. Ia menekankan bahwa sistem kepemimpinan di DPRD bersifat kolektif kolegial, sehingga tidak bergantung pada satu figur semata.

"Operasional DPRD Surabaya tetap berjalan seperti biasa. Kepemimpinan di sini kolektif kolegial, jadi pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu," katanya.

Namun demikian, Fathoni berharap agar kekosongan jabatan tersebut dapat segera terisi. Menurutnya, kehadiran ketua definitif akan membuat koordinasi dan pengambilan kebijakan menjadi lebih optimal ke depan.

Ia juga menjelaskan mekanisme pengisian jabatan tersebut. Nantinya, DPP PDI Perjuangan akan mengirimkan surat resmi kepada gubernur, kemudian diteruskan ke DPRD Surabaya untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap secepatnya ada keputusan, supaya pekerjaan ke depan lebih enak dan terarah," tuturnya.

Publik kini tengah menanti langkah DPP PDI Perjuangan dalam menentukan sosok yang dinilai mampu melanjutkan kepemimpinan serta menjaga stabilitas dan kinerja DPRD Surabaya di tengah berbagai tantangan pembangunan kota. (red)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...