SURABAYAIMediabidik.Com - Selain melaunching program Pesona Buaya, tahun ini Dinas Penanam Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kota Surabaya juga akan melaunching enam program lainnya guna untuk mempermudah perijinan dan investasi.
Lasidi kepala DPMPTSP mengatakan, jadikan di DPMPTSP punya misi melaksanakan pelayanan prima dengan cerdas dan ikhlas bagi publik, misinya mengembangkan sistem pelayanan publik yang sederhana, akuntabel, transparan. Meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pelayanan publik, mengembangkan sistem pelayanan publik berbasis teknologi dan menjaga kondusifitas iklim investasi.
"Inovasi-inovasi selain pengembangan pesona buaya ada pengembangan Call Center, kemudian Klepon (konsultasi layanan perizinan online) terus pengembangan layanan drive tru," terang Lasidi kepada media ini, Senin (12/1/2026).
Lasidi menambahkan, seperti di Menur itukan daerah drive tru nanti pelayanan ditambah lagi, terus kita mau bangun lagi di SPP lainnya nanti bangun lagi kalau tidak di Pakal atau di Nambangan penambahan drive tru. Terus ada SiGAP (sistem informasi pendampingan dan analisa perijinan) terus ada Kalkulator Investasi untuk menghitung.
"Jadi pelaku usaha itu bisa menghitung sendiri, misalkan dia mau investasi apa? Modalnya berapa!. Terus baliknya kapan, untung apa tidak. Itu bisa ngitung sendiri nanti kalau ngak bisa ngitung kita bantu ngitungkan. Tapi kita punya aplikasinya." tambah Lasidi.
Terus ada lagi dasboard investasi, dashboard investasi itu kita bisa mengetahui investasi yang masuk di Surabaya itu seperti apa?. Kira-kira kedepan itu mau investasi seperti apa, "Jadi rekap data-data semua investasi iru ada di dasboard investasi." ujarnya.
Lanjut kata Lasidi, kemudian ada Siwastib (sistem informasi pengawasan dan penentuan perijinan) jadi kita bisa kolaborasi dengan OPD-OPD pengawasan. "Kira-kira kalau ijinnya sudah terbit bisa diawasi oleh OPD pengawas. Apakah itu sesuai apa tidak atau harus ditindaklanjuti itu pakai aplikasi Siwastib." pungkasnya. (red)
Comments
Post a Comment