Ads (728x90)


Mediabidik.com
– Peresmian Alun-Alun bawah tanah Kota Surabaya diperkirakan bersamaan dengan peresmian Jembatan Joyoboyo.

Seperti diketahui, proyek basement alun-alun Surabaya yang berada di komplek Balai Pemuda, pengerjaannya sudah 100 persen, sesuai dengan target yaitu bulan Desember 2020.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (DKPCKTR) Kota Surabaya, Iman Krestian mengatakan, alun-alun Surabaya yang ada di basement (bawah tanah) di Komplek Balai Pemuda sudah selesai dan saat ini tinggal membersihkan sisa pekerjaan.

Ia menambahkan, tinggal dipoles batu alam disebagian area alu-alun bawah tanah agar lebih mengkilap, jadi secara general proyek ini sudah selesai sesuai dari target yaitu, bulan Desember 2020, jadi sekarang sudah tidak ada lagi pengerjaan mayoritas (besar), hanya pengerjaan minor saja.

"Untuk peresmian Alun-Alun Surabaya diperkirakan bersamaan dengan Jembatan Joyoboyo, ya mungkin minggu-minggu ini pasca Natal."ujarnya kepada media ini di Surabaya, Senin (21/12/20).

Iman Krestian menjelaskan, untuk area atas alun-alun Surabaya proses pengerjaan nya sudah 100 persen jadi semua sepeti, pemasangan lift dan travelator sudah clear. 

Hanya saja, kata Iman Krestian, untuk lift dan travelator belum bisa dinyalakan karena harus ada izin operasional dari Disnaker kota Surabaya terlebih dahulu.  Karena, Disnaker akan mengecek kondisi alatnya dan mengecek Keselamatan-Kesehatan Kerja (K3) nya agar aman bagi pengunjung alun-alun bawah tanah Surabaya.

"Untuk pembersihan area alun-alun bawah tanah Surabaya kita kebut tidak sampai seminggu beres. Namun, intruksinya Bu Risma peresmian nya disamakan dengan Jembatan Joyoboyo. Karena, jembatan Joyoboyo saat ini tinggal finishing." terang Iman Krestian.

Dirinya kembali menambahkan, fungsi lift di alun-alun Surabaya untuk difabel, sementara travelator diperlukan untuk evakuasi massal jika terjadi sesuatu yang genting. Sedangkan, eskalator untuk mobilitas pengunjung naik turun ke basemen saja.  

Saat ditanya penggunaan listrik untuk travelator, Iman Krestian mengatakan, daya listrik travelator kita menggunakan hemat energi, jadi travelator akan jalan jika ada orang yang menginjak alat tersebut, selebihnya stag. 

"Yang pasti alun-alun sudah 100 persen lah sudah bisa dinikmati warga Kota Surabaya, tinggal tunggu peresmian dari Walikota Surabaya, Tri Rismaharini." ungkapnya.(pan)

Foto : Alun alun Suroboyo 

Post a comment