Skip to main content

Posts

Beredar Video Kontroversi Pernyataan Prabowo

JAKARTA. Sebuah video tentang capres Prabowo Subianto kembali geger dalam hiruk pikuk jelang Pilpres 9 Juli mendatang. Kali ini adalah video pidato Prabowo di depan Pemuda Panca Marga, organisasi pemuda pendukung Orde Baru. Video yang diduga diambil pada 2004 atau sebelum Prabowo mengikuti Konvensi Partai Golkar itu muncul di Youtube. Berdurasi 2 menit 17 detik, video itu di-upload oleh Abdul Haris dan diberi judul Cara menjarah santun ala Prabowo. Video tersebut heboh lantaran mantan Danjen Kopassus itu mengungkap sebuah strategi loot a burning house' (rampoklah rumah yang sedang terbakar). "Bapak ibu kita kalau mengajarkan kita, Nak belajar yang baik, jadi orang yang baik, kalau besar jadi orang baik membantu orang, membantu tetangga. Kalau strategi tidak begitu, kalau perlu kau rampok tetanggamu yang sedang kesusahan," tegas Prabowo seperti dikutip dalam video tersebut, Jumat (20/6). Prabowo, yang dalam video belum segemuk sekarang, men...

Tower di Jalan Tanah Merah Sayur VII Bodong

SURABAYA – Terbitnya Perda Nomer 5 Tahun 2013 tentang Penyelengaraan Menara Telekomunikasi Bersama yang dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya guna untuk melakukakn penataan terhadap penyelenggara telekmunikasi agar semua penyedia jasa telekomunikasi wajib menjamin keamanan, kenyamanan dan keselamatan masyarakat serta harus mempunyai ijin operasional menara telekomunikasi dalam rangka pengendalian menara telekomunikasi. Dimana ijin tersebut dikeluarkan oleh Kepala Daerah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika serta harus memiliki ijin IMB dari Dinas Ciptakarya dan Tata ruang yang mendapatkan rekomendasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika( Diskominfo), Dinas Perhubungan dan Badan Lingkungan Hidup(BLH) kota Surabaya sesuai dengan Bab V terkait Perizinan dan Pengoperasian Menara Telekomunikasi Bersama Pasal 16 dan 17 Perda Nomer 5 Tahun 2013. Seperti yang diungkapkan Kabid Postel Diskominfo Adang Kurniawan saat ditemui pada tanggal 16/6 Senin diruang kerjanya,” Menara yang ...

Pemkot Beri Lapangan Pekerjaan Bagi Warga Terdampak

SURABAYA - Deklarasi alih fungsi kawasan Dolly dan Jarak oleh warga Kelurahan Putat Jaya kemarin malam (18/6) menandai berakhirnya “sepak terjang” lokalisasi yang sempat diklaim terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Bersamaan dengan itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan sudah tidak ada lagi lokalisasi di Kota Pahlawan. Kendati deklarasi berjalan lancar, namun Risma menganggap hal itu bukan sebagai akhir perjuangannya. Sebaliknya, menurut dia tindakan penanganan paska deklarasi justru tak kalah berat. Pemkot punya tanggung jawab memulihkan kondisi mental anak-anak yang tinggal di kawasan lokalisasi. Selama ini, faktor psikis anak-anak memang menjadi pertimbangan utama pemkot memutuskan merehabilitasi Dolly dan Jarak. Pasalnya, kegiatan prostitusi secara terbuka membaur dengan kehidupan permukiman. Dengan demikian, pemandangan seronok wanita penjaja cinta menjadi makanan sehari-hari anak dibawah umur. “Kebanyakan mereka (anak-anak sekitar loka...

Pemkot Fasilitasi Warga Terdampak dengan Lapangan Pekerjaan

SURABAYA - Deklarasi alih fungsi kawasan Dolly dan Jarak oleh warga Kelurahan Putat Jaya kemarin malam (18/6) menandai berakhirnya "sepak terjang" lokalisasi yang sempat diklaim terbesar se-Asia Tenggara tersebut. Bersamaan dengan itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan sudah tidak ada lagi lokalisasi di Kota Pahlawan. Kendati deklarasi berjalan lancar, namun Risma menganggap hal itu bukan sebagai akhir perjuangannya. Sebaliknya, menurut dia tindakan penanganan paska deklarasi justru tak kalah berat. Pemkot punya tanggung jawab memulihkan kondisi mental anak-anak yang tinggal di kawasan lokalisasi. Selama ini, faktor psikis anak-anak memang menjadi pertimbangan utama pemkot memutuskan merehabilitasi Dolly dan Jarak. Pasalnya, kegiatan prostitusi secara terbuka membaur dengan kehidupan permukiman. Dengan demikian, pemandangan seronok wanita penjaja cinta menjadi makanan sehari-hari anak dibawah umur. "Kebanyakan mereka (anak-anak sekitar lokalisasi) memiliki...

Polisi Ringkus Polwan Gadungan Berpangkat Iptu

JOMBANG  - Kepolisian Resort Jombang menangkap seorang yang diduga Polwan gadungan berpangkat Iptu, Senin (17/6). Pelaku bernama Endang Suprihatin (39), warga Desa Mranggen, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.  Dari tangannya, petugas menyita serangam Polwan dengan identitas Iptu Paramita ZA. Pelaku ditangkap di SPBU Bandar Kedungmulyo saat akan memakai seragam warna cokelat tersebut. "Kasus ini kemudian kita limpahkan ke Polres Jombang untuk ditindaklanjuti. Pelaku kita tangkap saat hendak menjalankan aksinya dengan mengenakan seragam Polwan berpangkat Iptu," kata Kapolsek Bandar Kedungmulyo, AKP Yogas. Dengan wajah menunduk, Endang kemudian dinaikan ke mobil patroli. Ia diserahkan ke Satreskrim Polres Jombang. Tidak ketinggalan pula, satu stel baju warna cokelat juga disertakan. Kapala Sub Bagian Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Widodo menjelaskan, penangkapan pelaku berawal dari laporan warga yang curiga karena Endang kerap menitipkan seragam Polwan ke salah satu petu...

Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar Daging, Menjelang Puasa

SURABAYA  - Untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok daging saat jelang Ramadan hingga pasca Lebaran, Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur mengantisipasi dengan menyiapkan stok sapi potong sebanyak 820 ribu ekor.  Jumlah itu meningkat dibanding tahun lalu yang hanya mencapai 410 ribu ekor sapi atau separuhnya. "Dibanding tahun lalu, kebutuhan daging di Jatim menjelang Ramadan tahun ini memang meningkat tajam. Tapi, masyarakat tidak usah resah, karena kami sudah menyiapkan stok daging dan sapi," kata Kepala Dinas Peternakan Jatim Maskur, Rabu (18/6/2014). Ia mengatakan, penyiapan stok sapi untuk menambah kebutuhan daging menjelang Ramadan itu dikarenakan prediksi meningkatnya konsumsi daging yang mencapai 22,5 persen dari kebutuhan normal. Dari stok sapi 820 ribu ekor, yang disiapkan itu, sebanyak 510 ribu ekor dari Jatim dan 310 ribu ekor berasal dari luar Jatim. "Kami akan operasi pasar kalau memang ada kenaikan harga daging di pasar. Tapi, berdasar ...

Warga Dolly Bentrok Dengan Polisi

SURABAYA - Tidak terima penutupan Dolly oleh Pemerintah Kota Surabaya pada hari ini warga Dolly beserta puluhan PSK yang tergabung dalam FPL (Front Pekerja Lokalisasi) bentrok dengan aparat kepolisian dari Polda Jatim yang sudah siaga dengan tameng dan tongkat,  Kericuhan sempat terjadi dalam aksi penolakan penutupan lokalisasi Dolly yang digelar oleh warga, mucikari, PSK (pekerja seks komersial), beserta aktivis LSM. Seorang warga Dolly mengaku dipukuli oleh aparat kepolisian. "Saya di sana dipukuli sama polisi," teriak salah satu warga yang tergabung dalam FPL (Front Pekerja Lokalisasi) tersebut kepada Kapolsek Sawahan Kompol Manang, Rabu (18/6/2014). Ricuh tersebut dipicu oleh pergerakan dari 5 truk aparat Dalmas yang hendak masuk dan menerobos penjagaan warga di jalan raya Dukuh Pakis. Sementara itu, warga bersikeras untuk memblokade jalan tersebut.  Mendapat perlawanan warga, aparat terus memaksakan masuk. Sampai akhirnya pertahanan warga pun jebol. Pasukan Sabhara dar...