SURABAYAIMediabidik.Com – Komisi D DPRD Surabaya menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) menindaklanjuti audiensi mahasiswa penerima Beasiswa Pemuda Tangguh, Selasa (27/1/2026). Rapat dipimpin Ketua Komisi D dr. Akmarawita Kadir dan dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Surabaya, di antaranya Disbudporapar, BPPD, BPKAD, Dinsos, Bakumkarsa, Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, serta Forum Komunikasi Pemuda Tangguh (FKPT). Rakor digelar sebagai respons atas keluhan mahasiswa terkait kendala pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) pasca terbitnya Peraturan Wali Kota (Perwali) baru yang mengubah skema bantuan pendidikan. Dampaknya, sebagian mahasiswa belum dapat melakukan Kartu Rencana Studi (KRS) dan terancam cuti kuliah. Juru bicara FKPT Surabaya, Nino, mahasiswa Universitas Airlangga, menyatakan mahasiswa belum sepenuhnya puas dengan hasil rapat. Meski ada janji bahwa KRS mahasiswa akan "aman", hingga rapat berakhir belum ada kepastian teknis ...
SURABAYAIMediabidik.Com - Mahasiswa penerima beasiswa Pemuda Tangguh dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya, gagal melakukan audiensi dengan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, untuk menyampaikan keresahannya terkait kebijakan penyamaan bantuan uang kuliah tunggal (UKT), padahal telah mendapatkan undangan Rapat Dengar Pendapat pada Senin (26/1/2026). Neno, perwakilan mahasiswa penerima Bantuan Beasiswa Pemuda Tangguh, menyampaikan kekecewaannya terkait penundaan jadwal hearing bersama Komisi D DPRD Surabaya yang seharusnya dilaksanakan hari ini. Penundaan dilakukan secara mendadak sekitar pukul 07.00 pagi tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. "Kita awalnya mengira ini salah satu itikat baik dari pemerintah, tapi tiba-tiba dibatalkan dengan alasan ada urusan dengan rektor dulu," ujar Neno. Beasiswa Pemuda Tangguh telah berjalan sejak 2022, dengan total anggaran Rp71 miliar untuk 5.900 mahasiswa hingga 2025. Tahun 2026, Pemkot Surabaya...