SURABAYAIMediabidik.Com - Forum Disabilitas Komunitas Vokal dan Advokasi (Fordiva) menyuarakan desakan keras agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kematian Zulkarnain Abdil Aziz (10), seorang anak penyandang disabilitas cerebral palsy yang diduga menjadi korban perundungan hingga merenggut nyawanya. Ketua Fordiva, Megawati, menegaskan bahwa keadilan hukum bagi penyandang difabel di Indonesia dijamin secara konstitusional demi mewujudkan kesamaan hak dan kedudukan di depan hukum (equality before the law) tanpa diskriminasi. Tragedi naas tersebut terjadi di Jalan Tambak Medokan Ayu XI, Surabaya, pada 12 September 2026. Ayah korban, Selaras Abdul, mengungkapkan bahwa anaknya ditemukan dalam kondisi tubuh membiru dan terjatuh dari kursi roda dengan tali sepatu melilit. Korban diduga kuat menjadi sasaran perundungan oleh dua anak tetangganya yang berinisial K (10) dan F (8). Meski sempat dilarikan ke RSUD Eka Candrarini, nyawa bocah malang ters...
SURABAYAIMediabidik.Com – Ketua Komisi D DPRD Surabaya sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyampaikan keprihatinan mendalam atas meninggalnya anak penyandang disabilitas yang diduga menjadi korban perundungan di kawasan Rungkut, Surabaya. Ia mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) dalam mencegah kekerasan terhadap anak. “Saya sangat prihatin atas kejadian ini. Program-program Pemerintah Kota sebenarnya sudah cukup baik, tetapi perlu penguatan lagi, terutama koordinasi antara DP3APPKB, keluarga, dan masyarakat,” ujar Akmarawita, Senin (19/10/2026). Menurutnya, penguatan ketahanan keluarga harus menjadi prioritas agar orang tua mampu mengenali tanda-tanda awal anak mengalami perundungan atau kekerasan. Edukasi juga perlu menjangkau lingkungan permukiman dengan melibatkan Kader Surabaya Heb...