Skip to main content

Muslimat NU Jatim Solid Dukung Khofifah-Emil

SURABAYA (Mediabidik) - PW Muslimat NU membantah kalau dukungan  Muslimat NU tak solid untuk memenangkan pasangan Khofifah-Emil di Pilgub Jatim. Ketua PW Muslimat NU, Masruroh Wahid mengatakan bahwa Muslimat NU memiliki komitmen untuk memenangkan Khofifah Emil di Pilgub Jatim.

"Seluruh cabang yang berjumlah 43 cabang sampai tingkat ranting semua sudah memiliki komitmen untuk memenangkan bu Khofifah di Pilgub Jatim,"ungkapnya di Surabaya, Minggu (31/12).

Mantan anggota DPRd Jatim ini mengatakan sudah tak perlu diragukan lagi komitmen Muslimat NU dalam memberikan dukungan ke Khofifah." Dukungan ke bu Khofifah bagi Muslimat NU sudah mengakar sehingga tak perlu diragukan,"terangnya.

Soal dukungan Muslimat cabang ke bacagub lainnya yaitu ke Gus Ipul, Masruroh Wahid membantahnya.

" Muslimat cabang menggelar pengajian dan Gus Ipul itu datang. Itu tak mempengaruhi dukungan Muslimat ke Khofifah. Selama ini cabang yang menggelar pengajian dan dihadiri Gus Ipul itu bukan memberikan dukungan. Gus Ipul bebas hadir dimana saja yang digelar oleh elemen NU. Sampai detik ini dan seterusnya Muslimat NU tetap solid ke Khofifah,"terangnya.

Sementara itu, bacawagub Jatim Emil Dardak memberikan apresiasi kesolidan Muslimat NU dalam memenangkan pasangan Khofifah-Emil."Saya bersyukur dan berterima kasih atas dukungan yang tulus tersebut. Saya dan bu Khofifahi tak akan menyia-yiakan dukungan dan kepercayaan tersebut,"pungkas pria yang juga bupati Trenggalek.(rofik)

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...