Skip to main content

Merasa di Dzholimi perusahaan, Puluhan Karyawan Wadul ke DPRD Jatim

SURABAYA( Media Bidik ) - Akibat di Putus Hubungan Kerja (PHK) sepihak  oleh perusahaan tanpa pemberitahuan dan alasan yang jelas, puluhan karyawan Tabloid Komputek dan Gloria yang bergabung dalam Jawa Pos Group akhirnya wadul ke DPRD Jatim jalan Indrapura Surabaya.

Kedatangan para karyawan korban PHK sepihak ahkirnya diterima oleh Dr,Benyamin Kristianto Mars Anggota Komisi E Jatim yang menangani Kesejahteraan rakyat menghimbau kepada pihak Disnakertransduk harus lebih serius memanggil perusahaan yang sudah melalaikan hak-hak karyawan ketika terjadi pemutusan kerja karyawan, karena berdasarkan pengakuan beberapa karyawan korban PHK sepihak sudah mengadukan perusahaannya yang telah menelantarkan karyawannya kepada Disnakertransduk.

"Saya minta Disnakertransduk ikut membantu menyelesaikan masalah korban PHK sepihak, karena menurut pengakuan karyawan tersebut sudah bekerja belasan tahun mengabdi cuma mendapat pesangon yang tak semestinya dan mereka punya keluarga yang harus dinafkahi,"terang dr,Beny di ruang Fraksi Gerindra DPRD Jatim,Rabu (24/2).

Politisi Gerindra dan juga berprofesi dokter asal Dapil Surabaya dan Sidoarjo ini menambahkan ,pihak perusahaan harus mempunyai belas kasihan terhadap karyawannya yang sudah di PHK sepihak tanpa pemberitahuan sebelumnya , apalagi berdasarkan wadulan  yang diterima bahwa karyawan tersebut menerima pesangon dari perusahaan dengan cara diangsur dan sangat kecil nominalnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Fery salah satu korban PHK sepihak yang dilakukan perusahaannya bekerja mengatakan, sebenarnya pihak manejemen perusahaanya bersedia memberikan pesangon namun tidak sesuai Peraturan Menakertrans UU No 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan.

"Saya mewakili teman-teman yang sudah di dzholimi perusahaan asal ia bekerja ,agar wakil rakyat yang duduk di gedung DPRD jatim ini untuk menyampaikan kepada Disnakertransduk yang sudah di waduli teman-teman karyawan korban PHK sepihak,agar menegur dan mendesak supaya perusahaan tersebut bisa memberikan hak-hak pesangon karyawan ketika terjadi PHK sesuai ketentuan UU," harapnya.(rofik) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...