Skip to main content

Anggota Komisi D Surabaya Hadiri Kegiatan Posga di RW 3 Kelurahan Babatan Wiyung

SURABAYAIMediabidik.Com - Johari Mustawan, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya menghadiri kegiatan Posga (Posyandu Keluarga) di pos Melati RW 3, kelurahan Babatan, kecamatan Wiyung Surabaya, Senin (03/02/2025).

Johari Mustawan juga didampingi oleh camat Wiyung, Budiono, dan lurah Babatan, Hertika Vitra Hening, serta Kepala Puskesmas Wiyung, dr. Suluh Raharjo juga ketua RW 03, Isnanto. Hadir juga dari Dinas Kesehatan, yaitu Nia dan Tim Promkes Dinas Kesehatan Kota Surabaya.

Dalam kegiatan Posga ini meliputi Senam Lansia, Ukur BB/TB, Screening Kesehatan usia Produktif, Screening Kesehatan usia Lansia, Konsultasi kesehatan, Imunisasi, PMT, dan Pemberian Vitamin A.

Selain itu, peserta Posga meliputi balita sejumlah 211 anak (4 diantaranya BGM), usia produktif 97 orang, ibu hamil 4 orang, pra sekolah 25 orang, dan usia lansia 84 orang.

Menurut Johari, saat ini sebagian besar warga Surabaya masih memahami bahwa Posyandu itu identik dengan Pelayanan Kesehatan.

"Berdasarkan Permendagri No.13/2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan bagian dari Lembaga kemasyarakatan Kelurahan, yang menjadi wadah partisipasi masyarakat sebagai Mitra Pemerintah dalam Perencanaan, Pelaksanaan, dan Pengawasan Pembangunan untuk meningkatkan pelayanan Kelurahan dengan Standar Pelayanan Minimal," kata Johari.

"Disamping itu, berdasarkan Permendagri No.13/2024 yang selama ini masyarakat memahami dibawah naungan Dinas Kesehatan. Tapi ternyata Posyandu Keluarga (Posga) penanggung jawab utamanya adalah di Kementerian Dalam Negri yang dalam hal ini diwakili oleh Camat/Lurah, dan Bidang Kesehatan hanyalah seperenam dari cakupan posyandu keluarga," imbuhnya.

Johari pun menambahkan, merujuk pada Permendagri tersebut, pelayanan Posyandu meliputi minimal enam pelayanan standar yang diberikan.

"Pelayanan yang diberikan meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, sosial," tambah Bang Jo sapaan akrab Johari Mustawan.

Dalam kesempatan ini Johari mengajak serta seluruh perangkat pemerintahan meliputi Camat, Lurah, Ketua RW kolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas dalam menerapkan salah satu layanan Posyandu di bidang kesehatan.

"Layanan yang diberikan meliputi kesehatan ibu, bayi, balita dan anak-anak. Kesehatan anak usia pra sekolah dan usia sekolah. Kesehatan usia produktif, kesehatan usia lansia, pemberian vitamin A pada anak-anak, pemberian imunisasi, pemberian makanan tambahan, dan senam lansia," pungkas Johari. (red) 

Comments

Popular posts from this blog

Dalih Partisipasi Masyarakat, SMAN 8 Surabaya Wajibkan Siswa Bayar Uang Iuran Rp 1,5 Juta

Mediabidik.com - Berdalih iuran partisipasi masyarakat (PM), SMAN 8 Surabaya wajibkan siswa bayar uang iuran pembangunan sekolah sebesar Rp 1,5 juta. Jika tidak membayar siswa tidak dapat ikut ujian. Hal itu diungkapkan Mujib paman dari Farida Diah Anggraeni siswa kelas X IPS 3 SMAN 8 Jalan Iskandar Muda Surabaya mengatakan, ada ponakan sekolah di SMAN 8 Surabaya diminta bayar uang perbaikan sekolah Rp.1,5 juta. "Kalau gak bayar, tidak dapat ikut ulangan," ujar Mujib, kepada BIDIK. Jumat (3/1/2020). Mujib menambahkan, akhirnya terpaksa ortu nya pinjam uang tetangga 500 ribu, agar anaknya bisa ikut ujian. "Kasihan dia sudah tidak punya ayah, ibunya saudara saya, kerja sebagai pembantu rumah tangga. Tolong dibantu mas, agar uang bisa kembali,"ungkapnya. Perihal adanya penarikan uang iuran untuk pembangunan gedung sekolah, dibenarkan oleh Atika Fadhilah siswa kelas XI saat diwawancarai. "Benar, bilangnya wajib Rp 1,5 juta dan waktu terakh...

Komisi B Minta Pemprov serius sosialisasi dana pinjaman untuk pelaku UMKM

SURABAYA ( Media Bidik) - Jatim sangat apresiasi terhadap Pemprov yang mempunyai program membantu pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Jatim dengan menggelontorkan dana sebesar 400 Miliar di Bank UMKM guna memberikan bantuan kredit lunak kepada para pelaku UMKM di Jatim. Namun Chusainuddin,S.Sos Anggota Komisi B yang menangani tentang Perekonomian menilai Pemerintah provinsi masih kurang serius memberikan sosialisasi kepada masyarakat terutrama pelaku UMKM yang sebenarnya ada dana pinjaman lunak untuk mereka. " Ketika saya menjalankan Reses di Blitar,Kediri dan Tulungagung , banyak masyarakat sana tak mengetahui ada dana pinjaman lunak di Bank UMKM untuk para pelaku UMKM, karena sebenarnya jika Pemprov serius memberikan sosialisasi sampai ke tingkat desa,maka saya yakin masyarakat sangat senang sekali," ucap pria yang akrab dipanggil Gus Udin tersebut. Apalagi menyambut MEA, seharusnya pelaku UMKM sudah mengerti kalau ada dana pinjaman unt...

Terima Rombongan DPRD DIY, Ketua DPRD Ajak Kunjungi Rumah Bung Karno

Mediabidik.com - Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono menerima kunjungan Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (4/2/2020) Kedua belah pihak mendiskusikan sinergi DPRD dengan media massa dalam memperkuat Demokrasi Pancasila. Turut dalam rombongan DPRD DIY adalah puluhan wartawan dari berbagai media massa.  Dalam kunjungan itu, tamu dari Kota Gudeg juga singgah dan melihat rumah kelahiran Bung Karno di Peneleh. Juga, rumah peninggalan HOS Tjokroaminoto, tempat indekos Soekarno muda bersama tokoh-tokoh pergerakan yang lain.  "Kota Surabaya dan Yogyakarta punya kesamaan. Surabaya tempat Bung Karno lahir, 6 Juni 1901, yang kemudian menjadi Bapak Bangsa sekaligus Presiden ke-1 Republik Indonesia. Dan, Yogyakarta tempat kelahiran Presiden ke-5 Ibu Megawati Soekarnoputri," kata Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya. Rombongan DPRD DIY dipimpin Eko Suwanto, Ketua Komisi A Bidang Hukum dan Pemerintahan. Men...