Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Agatha Retnosari bersyukur Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjalankan program pro kerakyatan di Jawa Timur dalam masa awal kepemimpjannya. Menurut dia, dari visi misi yang dibacakan, program bebas SPP bagi SMA dan SMK Negeri merupakan terobosan yang cukup bagus di dunia pendidikan.

"Saya menyampaikan, selamat datang dan selamat berjuang bersama kepada Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Wagub Jatim Emil Dardak. Ada banyak program-program Kerakyatan yang ditujukan pada masyarakat Jatim. Dan di tahun ajaran baru ini program bebas SPP bagi SMA dan SMK Negeri segera akan diluncurkan, dimana besarannya akan diatur lebih lanjut dengan Pergub," katanya pada Selasa (19/2).

Menurutnya, selain pendidikan gratis, Agatha berharap Khofifah juga memperhatikan kaum difabel di Jatim. Karena itu, pemprov Jatim harus menambah jumlah sekolah inklusi tingkat SMA bagi kaum difabel dan pendidikan khusus.

"Ini satu titik terang, bagi pendidikan menengah atas di Jatim, saya berharap dalam 5 tahun ke depan pendidikan bagi anak-anak difabel dan berkebutuhan khusus juga akan menjalani perbaikan mengingat saat ini sekolah inklusi tingkat SMA di Jatim masih perlu ditingkatkan jumlahnya," tandasnya.

Selain itu, kata Agatha, pemprov Jatim dibawah kepemimpinan Khofifah harus memperhatikan kesejahteraan GTT dan PTT yang dirasa masih kurang. "Terlebih di Surabaya, agar bisa menampung siswa ABK dari SMP-SMP inklusi yang ada di Surabaya. Juga kesejahteraan para GTT/PTT SMA/SMK bisa terus diperhatikan," jelas anggota DPRD Jatim dari PDI Perjuangan itu.

Agatha juga mendorong agar pemprov Jatim menciptakan regulasi untuk mendorong agar Dispendik Jatim bisa menyiapkan skill lulusan siswa SMA maupun SMK. Kompetensi itu sangat diperlukan untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang membutuhkan penguasaan teknologi.

"Program-program provinsi Jatim yang pro revolusi industri 4.0. Kedepan Pemprov bersama DPRD Prov Jatim perlu segera memikirkan regulasi untuk mendukung perkembangan revolusi Industri 4.0 serta menyiapkan SDM muda Jatim dengan ketrampilan sesuai perkembangan teknologi yang sangat cepat ini. Semoga Jatim mampu menjadi pilot project Nasional," pungkas caleg DPRD Jatim dari Dapil Surabaya itu.(RoHa)

Post a Comment