Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) - Ada yang berbeda dengan peringatan Hari Anti Korupsi 2018 yang digelar oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Minggu (9/12/2018). Tak hanya melibatkan masyarakat umum, kali ini porsi pelajar lebih diprioritaskan untuk berperan aktif menyemarakan acara tahunan ini.
Kepala Kejati Jatim Sunarta mengatakan pihaknya menggelar lomba cerdas cermat, yel-yel anti korupsi dan pidato. Lomba ini dikhususkan untuk diikuti oleh siswa tingkat SMP se Jawa Timur. Sedangkan untuk  peringatan tahun ini, Kejati Jatim mengangkat tagline 'Kenali Hukum, Jauhi Hukuman'.
"Dua pekan lalu, kantor-kantor Kejari seluruh Jatim sudah melaksanakan seleksi. Sekarang juara 1 tingkat daerah, dikirim ke Kejati guna ditentukan juaranya. Jumlah Kejari se Jatim ada 38 tingkat kota maupun kabupaten," ujarnya, Minggu (9/12/2018).
Mengapa siswa tingkat SMP, Sunarya menambahkan hal ini bertujuan agar generasi bangsa bisa sejak dini memahami segala sesuatu tentang anti korupsi. "Dengan secara spesifik membaca dan belajar, diharapkan mereka sejak dini memahami makna anti korupsi," tambahnya. (opan)
Teks foto : Tampak suasana lomba cerdas cermat yang digelar di kantor Kejati Jatim, Minggu (9/12/2018). 

Post a Comment