Ads (728x90)

SURABAYA (Mediabidik) – Pasca meledaknya bom rakitan di Rusunawa Sepanjang Sidoarjo pada Minggu (13/5/2018) malam kemarin, hari ini, Senin (14/5/2018) pemkot Surabaya bersama tiga pilar Polsek dan Koramil melakukan monitoring dan sweeping penduduk, terutama yang tinggal Rusun diantaranya Rusun Tanah Merah, Rusun Randu dan Rusun Tambak Wedi.
Moh Rokib Ketua RT 13 RW 04 kelurahan Tanah Kali Kedinding kecamatan Kenjeran mengatakan, tujuannya untuk mengantisipasi teroris serta mendata warga yang belum jadi warga sini (Rusun-red) agar segera pindah.
" Muspika yang hadir mendata warga, yaitu Bu Camat, Satpol PP, Linmas, Lurah Kenjeran Koramil, Bimas Pol dari Polsek Kenjeran, RT dan RW setempat. Semuanya lengkap kurang lebih ada 45 orang dan dibagi dua, satu di Tanah Merah 1, sebagian di Tanah Merah 2," terangnya, saat dikonfirmasi melalui ponselnya.
Masih menurut Ketua RT 13, intinya untuk mengatisipasi teroris serta penduduk gelap, untuk warga yang terdata di Tanah Merah 1 dan 2 ada 392 kepala keluarga (KK).
"Dan bagi warga yang belum pindah tempat, segera pindah."pungkasnya.
Hal senada di katakana warga Rusunawa Tanah Merah 1 Saripah membenarkan, tadi ada pendataan warga dari Satpol PP dan kepolisian mendata satu persatu warga rusun.
"Selain mendata dan meminta Kartu Keluarga (KK) juga mengtisipasi teroris,"ucapnya. (pan) 

Teks foto : Tiga pilar Pemkot, TNI, Polisi, RT dan RW kelurahan Tamah Kali Kedinding saat melakukan sweeping di Rusun Tanah Merah.

Post a Comment